Elon Musk: Demokrat Sudah Jadi Partai Kebencian, Saya tidak Bisa Lagi Dukung Mereka

- Kamis, 19 Mei 2022 | 10:49 WIB
Pakai Kaos Space X Saat Bertemu Jokowi, Segini Harga Kaos Elon Musk
Pakai Kaos Space X Saat Bertemu Jokowi, Segini Harga Kaos Elon Musk

HARIANHALUAN - Elon Musk menyatakan bakal memilih Partai Republik dalam Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) AS 2024. Pendiri SpaceX sekaligus CEO Tesla itu menilai Partai Demokrat telah menjelma menjadi partai kebencian dan perpecahan.

“Di masa lalu saya memilih Demokrat, karena dulu mereka (kebanyakan) adalah partai kebaikan. Tapi mereka kini telah menjadi partai perpecahan (dan) kebencian, jadi saya tidak bisa lagi mendukung mereka dan akan memilih Partai Republik,” tulis Musk di Twitter melalui Kumparan.com, Kamis, 19 Mei 2022.

Baca Juga: Elon Musk Dikritik Usai SpaceX Luncurkan 53 Satelit Starlink

Musk menambahkan, dia menduga Partai Demokrat akan meluncurkan kampanye trik kotor terhadapnya karena mengumumkan dukungannya untuk Partai Republik dan mengkritik Partai Demokrat.

Musk saat ini sedang dalam proses mengakuisisi Twitter. Akan tetapi, proses itu telah dihentikan sementara karena kekhawatiran bos Tesla itu akan jumlah bot di platform media sosial tersebut.

Baca Juga: Gokil! Jawa Tengah Terpilih Jadi Tempat Investasi Tesla Elon Musk

Pada April lalu, Musk mencapai kesepakatan dengan Twitter tentang akuisisi jaringan medsos itu seharga 54,20 dolar AS (Rp797.460,86) per saham. Nilai transaksi kala itu mencapai sekitar 44 miliar dolar AS (Rp647,39 triliun).

Musk kemudian mengatakan, dia ingin merevolusi peran Twitter dalam debat publik.

“(Karena) kebebasan berbicara adalah landasan demokrasi yang memiliki fungsi, dan Twitter adalah alun-alun kota digital tempat hal-hal penting bagi masa depan umat manusia diperdebatkan,” ucapnya. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: INews.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X