34 DPW NasDem Ogah Usulkan Prabowo Jadi Capres, Kenapa?

- Kamis, 16 Juni 2022 | 16:03 WIB
Sekretaris DPW Nasdem NTT, Yusak Meok saat membacakan usulan calon Presiden dalam Rakernas Partai Nasdem, di lokasi Rakernas, JCC Senayan, Kamis, 16 Juni 2022. (Istimewa). DPW Partai NasDem NTT usulkan Viktor Laiskodat jadi Calon Presiden.  (Dok.DPW NasDem NTT)
Sekretaris DPW Nasdem NTT, Yusak Meok saat membacakan usulan calon Presiden dalam Rakernas Partai Nasdem, di lokasi Rakernas, JCC Senayan, Kamis, 16 Juni 2022. (Istimewa). DPW Partai NasDem NTT usulkan Viktor Laiskodat jadi Calon Presiden. (Dok.DPW NasDem NTT)

HARIANHALUAN - Sebanyak 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) telah menyampaikan rekomendasi calon presiden ke pihak DPP dalam acara rapat kerja nasional (Rakernas) yang digelar pada hari ini.

Dari banyaknya figur yang diusul, tidak ada nama ketua umum partai politik, terkecuali Surya Paloh yang diusulkan.

Baca Juga: Rakernas Digelar, 34 DPW NasDem Condong ke Anies Dan Ganjar untuk Pilpres 2024

Dari daftar yang diusulkan, tidak tercantum nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Padahal Prabowo dan AHY sempat melakukan menemui Surya Paloh di NasDem Tower pada awal Juni.

Kunjungan itu disebut-sebut sebagai bagian dari komunikasi politik terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Selain itu, Prabowo dan AHY juga dinilai memiliki nilai plus lantaran elektabilitasnya yang tinggi menurut berbagai hasil survei.

Baca Juga: SBY Kunjungi Surya Paloh di Kantor NasDem, Bakal Koalisi di Pilpres 2024?

Lalu mengapa nama Prabowo, AHY dan ketum partai lain tidak masuk dalam rekomendasi capres dari 34 DPW NasDem?

Menanggapi pertanyaan itu, Ketua DPP NasDem Willy Aditya memberikan jawaban. Willy mengungkapkan bahwa hal itu sesuai dengan keinginan dari DPW yang memang memiliki catatan sendiri dalam merekomendasikan nama capres di Rakernas.

"Teman-teman di DPW memiliki catatan yang tidak menginginkannya asosiasi figur yang terlalu dominan ke partai politik tertentu," ujar Willy di JCC, Jakarta, dikutip dari Suara.com, Kamis, 16 Juni 2022.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Prabowo Maju Pilpres 2024, Jokowi: Ya Silahkan

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:11 WIB
X