Soal Kriteria Capres Ideal 2024, Ini Kata Diaspora Indonesia di Luar Negeri

- Sabtu, 18 Juni 2022 | 15:06 WIB
Ketua Umum Caraka Muda Nusantara, Adhe Nuansa Wibisono
Ketua Umum Caraka Muda Nusantara, Adhe Nuansa Wibisono

HARIANHALUAN - Perhelatan pesta demokrasi Pemilu 2024 akan digelar kurang dari dua tahun lagi. Beberapa nama calon presiden mulai mencuat seperti Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Airlangga Hartarto.

Selain itu juga muncul nama-nama alternatif lain seperti Agus Harimurti Yudhoyono, Puan Maharani dan Sandiaga Uno. Polemik mengenai isu Capres 2024 juga turut mendapatkan perhatian dari diaspora Indonesia di luar negeri.

Baca Juga: Bocoran dari Surya Paloh, 3 Kandidat Capres NasDem Adalah...

Ketua Umum Caraka Muda Nusantara, Adhe Nuansa Wibisono dalam keterangan tertulis yang diterima Harianhaluan.com, Sabtu, 18 Juni 2022, menyatakan diaspora memiliki kriterianya sendiri terkait Capres ideal 2024. Caraka Muda Nusantara adalah organisasi diaspora Indonesia yang berkedudukan di Turki.

Wibisono menyampaikan bahwa Capres harus memahami masalah politik global yang mempengaruhi posisi Indonesia di kancah internasional. Selain itu dia harus bisa mengoptimalkan peran Indonesia dalam kerjasama ekonomi dan investasi dalam proyeksi pembangunan infrastruktur nasional di masa depan.

Baca Juga: Nama Ganjar Masuk Bursa Capres NasDem, Hasto: PDIP Tidak Campur Tangan Urusan Rumah Tangga Partai Lain!

“Kita membutuhkan pemimpin yang mampu mengoptimalkan peluang kerjasama ekonomi dan investasi. Saat ini Indonesia tergabung dalam G20, forum kerjasama dengan 20 negara perekonomian terbesar di dunia. Selain itu Indonesia juga tergabung dalam berbagai platform multilateral lainnya seperti APEC, OKI, ASEAN dan PBB,” kata kandidat doktor Turkish National Police Academy tersebut.

Alumnus Universitas Gadjah Mada tersebut kemudian menyebutkan Indonesia membutuhkan pemimpin yang bisa memaksimalkan potensi organisasi regional ASEAN terutama dalam penyelesaian sengketa Laut China Selatan (LCS).

“Sebagai negara terbesar di ASEAN, Indonesia harus tampil sebagai problem solver dan mengambil peran diplomasi aktif dalam resolusi konflik Laut China Selatan. Kandidat Capres diharapkan bisa menjadikan Indonesia sebagai aktor kunci untuk memperkuat Sentralitas ASEAN dalam menghadapi China di isu LCS,” katanya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X