Pengamat: Airlangga Mesti Cermat Sikapi Dinamika Internal KIB dan Golkar

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 18:35 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Biro KLIP Kemenko Perekonomian)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Biro KLIP Kemenko Perekonomian)

HARIAN HALUAN - Koalisi Indonesia Bersatu masih belum sepenuhnya solid, karena cenderung masih menunggu dan melihat perkembangan kondisi politik ke depan. Begitu juga dengan dinamika di internal Partai Golkar masih sangat kuat, sehingga berpotensi mengancam masa depan kepemimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto.

Hal itu disampaikan oleh Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Cecep Hidayat dan Pengamat Politik Ahmad Khoirul Umam dalam kesempatan berbeda, hari ini.

"Jadi KIB sendiri masih belum solid saya kira. Dia masih wait and see kecenderungan-kecenderungan politik yang terjadi ke depan," ujar Cecep.

Baca Juga: Tinjau Latihan Pemain Semen Padang FC, Andre Rosiade: Liga 1 Harga Mati!

Golkar saat ini mengajukan nama Ketum Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon presiden pada Pilpres 2024. Meski demikian, Cecep menduga Golkar bisa saja berubah jelang pendaftaran capres-cawapres pada Pilpres 2024. Di sisi lain, PAN menyebut semua ketum umum partai di KIB memiliki peluang sama sebagai capres.

Cecep menilai wajar jika Golkar akan mengambil banyak porsi dalam penentuan calon yang akan diusung KIB dalam Pilpres 2024, sebagai partai anggota koalisi dengan suara tertinggi pada Pileg 2019.

"Jadi kalau pun sekarang muncul, dari tiga partai itu, peraih suara tertinggi kan Golkar. Mau tak mau, biasanya partai yang lebih banyak yang mengajukan sebagai calon," sambungnya.

Baca Juga: Dua Perempuan di Padang Meninggal Dunia Usai Terlindas Truk, Sopir Sempat Diteriaki Warga

Sementara itu, Khoirul Umam mengatakan, dinamika di internal Partai Golkar masih sangat kuat, sehingga berpotensi mengancam masa depan kepemimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto termasuk juga konstelasi politik di KIB.

“Golkar merupakan partai politik yang dihuni oleh berbagai macam gerbong kekuatan politik yang tidak tunggal. Akibatnya, masing-masing kekuatan akan saling mengintai dan saling serang,“ Kata Umam hari ini. 

Halaman:

Editor: Jefrimon

Tags

Terkini

Prabowo Maju Pilpres 2024, Jokowi: Ya Silahkan

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:11 WIB
X