Bandingkan Era SBY dan Jokowi, Politikus PDIP: Kenaikan BBM Zaman SBY Bikin Semua Orang Menangis

- Minggu, 18 September 2022 | 06:55 WIB
Politisi PDIP, Adian Napitupulu
Politisi PDIP, Adian Napitupulu

HARIAN HALUAN - Anggota Komisi VII DPR RI, Adian Napitupulu menyebutkan bahwa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tidak hanya memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat, namun juga bantuan lain.

Meski nilai dari BLT yang diberikan tidak jauh berbeda, Adian menyebut pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak ada bantuan sosial dalam bentuk lain yang diberikan ke masyarakat.

Baca Juga: BLT BBM Cair, Jokowi Minta Proses Pembagiannya Cepat dan Tepat Sasaran

"Ada enam sampai tujuh program-program sosial lainnya. Ada PKH (Program Keluarga Harapan) dan sebagainya. Ya, akumulasikan saja. Ada satu keluarga yang bisa dapatkan empat sampai lima program,” kata Adian, dikutip dari Antara melalui Suara.com, Minggu, 18 September 2022.

Menurut Adian, selisih perbedaan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) antara pemerintah SBY dengan Jokowi. Kenaikan BBM pada kepemimpinan SBY lebih tinggi 200 persen dibandingkan pada masa pemerintahan Jokowi.

Baca Juga: Pemerintah Tambah Anggaran Bansos Rp400 M, Siap-siap BLT BBM Cair Lagi Desember

"BLT era SBY itu beda, kenapa? Naiknya BBM di era SBY itu 259 persen, di era Jokowi BBM cuma naik 54 persen. Ada selisih 205 persen kenaikan antara SBY dan Jokowi," ujarnya.

Ia kemudian merinci pada era pemerintahan SBY kenaikan BBM mencapai Rp4.190, sedangkan kenaikan BBM pada era Jokowi Rp3.500.

"Selisihnya Rp1.190, jadi lebih banyak di jaman SBY. Kalau kenaikan BBM sampai 254 persen siapapun boleh menangis untuk itu," ucapnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Publik Harus Dorong Koalisi Tidak Hanya Dua Poros

Senin, 26 September 2022 | 22:02 WIB
X