Elektabilitas AHY Melonjak, Jamiluddin Ritonga: Ini Bukan Setingan

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 16:45 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Lembaga survei Indostrategic merilis simulasi pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) 2024, Selasa (3/8/2021).

Dari hasil survei tersebut mengungkapkan bahwa Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menempati posisi teratas dengan 20,25 persen responden.

Menurut pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga, melonjaknya elektabilitas AHY sudah diperkirakan sebelumnya dan bukan setingan. Sebab, tren kenaikan elektabilitas AHY sudah terlihat sejak enam bulan lalu.
Sebelumnya, dari hasil survei dari beberapa lembaga yang kredibel juga memperlibatkan tren tersebut. Ini artinya, naiknya elektabilitas AHY bukan kebetulan atau hasil settingan untuk mempengaruhi pendapat umum.

"Meningkatnya elektabilitas AHY itu hasil kerja politik yang dirancang secara terencana. AHY rajin turun ke akar rumput dan bedialog langsung dengan berbagai lapisan masyarakat. AHY menyapa masyarakat tanpa sekat-sekat protokoler. Suasana informal dan cair membuat AHY lebih membumi saat berinteraksi dengan masyarakat," kata Jamil, Kamis (5/8/2021).

Jamil milihat AHY selama pandemi Covid-19 juga mengeluarkan berbagai kebijakan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Ketua Umum Partai Demokrat ini mengeluarkan kebijakan peduli dan berbagi yang dilaksanakan secara serentak di semua DPD dan DPC.

"AHY juga lebih memilih berkoalisi dengan rakyat daripada dengan pemerintah. Hal itu diimplementasikan oleh kader partai demokrat mulai dari DPP hingga ranting," kata penulis buku Tipologi Pesan Persuasif itu.

Selain menurut Dekan FIKOM IISIP Jakarta 1996-1999 itu, kader Demokrat juga diminta untuk mengkritisi semua kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat. Hal itu disuarakan secara intens sebagai wujud keberpihakan Partai Demokrat kepada rakyat.

"Semua kerja politik AHY itu tampaknya dilihat rakyat. AHY bekerja nyata tanpa banyak pencitraan. Kerja politik seperti itu kiranya yang diapreasi masyarakat yang tercermin pada peningkatan elektabilitas AHY," kata pengajar Universitas Esa Unggul itu.(*)

Editor: Nova Anggraini

Terkini

PDIP dan Nasdem Berbeda Sikap Terkait Wacana PPHN

Selasa, 14 September 2021 | 12:57 WIB

Perempuan Kurang Minat Terjun Dalam Politik, Salah Siapa?

Selasa, 14 September 2021 | 11:40 WIB
X