Konsisten Libatkan Anak Muda, PAN Lantik Jubir Muda

- Sabtu, 7 Agustus 2021 | 15:15 WIB
Konsisten Libatkan Anak Muda, PAN Lantik Jubir Muda
Konsisten Libatkan Anak Muda, PAN Lantik Jubir Muda

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM- Partai Amanat Nasional (PAN) resmi melantik Juru Bicara Muda atau Jubir Muda sebagai perpanjangan tangan anak muda dalam mengartikulasikan berbagai keresahan yang ada dalam kehidupan sosial dan politik di Indonesia, Sabtu (7/8/2021) dilansir dari amanatinstitute.id.

Baca Juga: Komet Langka Mendekati Bumi, Tahun 2022 Akan Terlihat Jelas

Di tengah rendahnya kepercayaan masyarakat muda terhadap kehidupan politik tanah air, berbagai partai mencoba untuk mendekati dan menarik simpati anak muda untuk berafiliasi langsung dengan partai politik. Namun, tidak jarang anak muda justru hanya dijadikan sebagai komoditas politik untuk lumbung suara khususnya menjelang kontestasi.

Hanya sedikit partai yang berani untuk langsung melibatkan anak muda secara terbuka. Biasanya, lebih sering menemui partai yang cenderung implisit dalam merangkul anak muda sebagai mesin partainya.

Kali ini, Partai Amanat Nasional (PAN) berani untuk tampil kepada publik sebagai partai yang memang sepenuhnya peduli akan suara anak muda. Konsolidasi suara anak muda dalam wadah besar seperti partai politik dirasa perlu. Khususnya, di tengah banyaknya gerakan anak muda yang tengah meningkat dalam merespon berbagai isu-isu publik.

Baca Juga: PT Asiana Gasindo Serahkan 12 Ton Liquid pada Gubernur Sumbar

Hadirnya Harapan Anak Muda

Dalam hasil survei penduduk 2021, anak muda menyumbang 53,81% dari total penduduk nasional. Aspirasi dan kekuatan anak muda bisa lebih berdampak jika memang terkonosolidasikan dengan baik. Wadah seperti gerakan mahasiswa melalui organisasi kampus merupakan salah satu bentuk konsolidasi politik mahasiswa. Namun, gerakan tersebut dirasa kurang bisa mempengaruhi jalannya politik pemerintahan saat ini.

Aksi demonstrasi mahasiswa seperti dalam gerakan menolak upaya pelemahan KPK hingga Omnibus Law UU Cipta Kerja merupakan bukti kurang berpengarunya kalangan muda dalam memberikan input politik. Alhasil, suara yang hadir hanya berlalu lalang dan kebijakan yang ditentang tetap saja dijalankan.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

X