27 Persen TPA di Sumbar Masih Gunakan Open Damping

- Kamis, 2 September 2021 | 14:23 WIB
Sampah masih menumpuk di Jembatan Layang.
Sampah masih menumpuk di Jembatan Layang.

Ketiga, DLH Sumbar mendukung percepatan upaya peningkatan peranserta masyarakat dalam pengelolaan sampah juga melaksanakan pendampingan pembentukan bank sampah di berbagai kabupaten/kota di provinsi itu.

Keempat, meningkatkan peran serta stakholder dan dunia usaha untuk berperan aktif bersama pemerintah maka DLH Sumbar juga mencetuskan inovasi daerah dengan nama Wanita Peduli Sampah yang melibatkan PKK dan menggandeng beberapa Perusahaan Proper di Sumatera Barat melalui kerjasama dan kemitraan.

"Sampai tahun 2021 sudah menyalurkan bantuan peralatan pengolah sampah terhadap 28 kelompok dasawisma di 19 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat. Bantuan yang diberikan berupa peralatan pengolah sampah seperti lembari sampah terpilah, komposter dan solar biodegester yg dibagikan kepada PKK Kabupaten/kota dan Dasawisma binaannya di seluruh Sumatera Barat," ujarnya.

Kelima, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah sampai ke tingkat kecamatan dan kelurahan, maka DLH Sumbar juga melaksanakan Lomba Kecamatan dan Kelurahan Bersih dan Hijau sejak taHun 2014 dengan nama Gerakan Sumbar Bersih (GSB).

"Berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup adalah dalam rangka mendukung program pemerintah sesuai dengan Kepres Nomor 97 Tahun 2017 untuk pencapaian target pengurangan sampah sebesar 30% dan penanganan sampah sebesar 70% sampai tahun 2025," tukasnya. (*)

 

 

 

Halaman:

Editor: Milna Miana

Terkini

Pemko Pariaman Lakukan Pengamanan Aset Daerah

Sabtu, 21 Mei 2022 | 21:48 WIB

Volume Sampah Kota Pariaman Alami Peningkatan

Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:17 WIB
X