Demi Keamanan, Limbah Covid-19 Sumbar Dimusnahkan di Pulau Jawa

- Sabtu, 11 September 2021 | 06:29 WIB
Ilustrasi limbah B3 medis Covid-19 (wastetoenergysystems)
Ilustrasi limbah B3 medis Covid-19 (wastetoenergysystems)

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Limbah covid-19 yang terdiri dari alat pelindung diri (APD), seperti hazmat, masker, alat suntik, infus dan lain sebagainya tergolong limbah medis atah infensius.

Pengelolanya harus berizin karena limbah tersebut berasal dari rumah sakit, laboratorium hingga rumah karantina.

Baca Juga: Sampah Sumbar Capai 993 Ton, DLH Ajak Masyarakat Terapkan 3R

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar, Siti Aisyah menyebutkan, limbah covid-19 yang berasal dari covid-19 dibawa ke tempat pemusnahan di Pulau Jawa, tepatnya di Celengsi, Jawa Barat.

Menurut Siti, hal ini karena limbah covid-19 belum ada di Sumbar. Untuk itu pihak rumah sakit bekerjasama dengan pihak ketiga atau transporter untuk membuang limbah covid-19 tersebut ke tempat pemusnahan dengan truk khusus.

Baca Juga: DLH Sumbar Tengah Susun Jakstrada Pengelolaan Sampah

"Ada sebanyak belasan perusahaan yang bekerja dengan pihak rumah sakit. Yakni PT Kapur Sirih, PT Bioteknika, PT Antar Sentosa Indonesia, PT Taman Sejati Sejahtera Abad, dan lainnya," rincinya.

Sedangkan limbah sampah covid,-19 dari karantina dimusnahkan di PT Semen Padang. Karena limbah covid-19 ini termasuk B3 sehingga pengelolaannya harus mendapat izin. (*)

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Dinkes Padang Pariaman Gelar KIE Keamanan Pangan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 10:58 WIB
X