DKP Sumbar: Bantuan Nelayan Tidak Boleh Dialihkan Kepemilikannya

- Minggu, 12 September 2021 | 12:52 WIB
Dok Harianhaluan.com
Dok Harianhaluan.com

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Desniarti menyebutkan ada aturan harus diingat oleh nelayan dalam pemanfaatan bantuan berupa mesin tempel 15 PK dan Sarana Pemasaran Bergerak (SPG) berupa motor roda tiga.

"Bantuan tersebut tidak diperbolehkan untuk di alihkan kepemilikan kepada orang lain. Jika di kemudian hari diketahui ada peralihan kepemilikan maka akan ada sanksi yang diberikan kepada kelompok," katanya, Minggu (12/9/2021).

Baca Juga: Gunakan Mesin Tempel 15 Pk, Area Jelajah Nelayan Sumbar akan Lebih Jauh

Dia menegaskan, alat yang dibantu tersebut juga wajib untuk dimanfaatkan. Jika tidak dimanfaatkan selama satu bulan berturut-turut bantuan tersebut juga bisa ditarik kembali untuk diserahkan kepada kelompok lain.

"Untuk bantuan yang diserahkan, seluruh mesin tempel diperuntukkan bagi nelayan Kota Padang, sementara untuk motor, delapan unit untuk kelompok di Padang dan dua unit untuk daerah lain di Sumbar," ujarnya.

Baca Juga: Meski Cuaca Ekstrem, Nelayan Tiku Tetap Melaut, Hasil Tangkapan Nelayan Lumayan Tinggi

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Suwirpen Suaib mengatakan masih banyak nelayan yang termasuk kedalam masyarakat ekonomi lemah karena itu dibutuhkan dorongan dari pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan memberikan bantuan yang bisa dimanfaatkan oleh nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya. (*)

 

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

TP-PKK Agam Studi Komparatif ke Jambi

Selasa, 7 Desember 2021 | 20:56 WIB

Ketua PKK Kota Pariaman Serahkan Insentif Dasawisma

Selasa, 7 Desember 2021 | 17:45 WIB

Bupati Agam: LGBT Ancaman Bagi Generasi Harapan Bangsa

Selasa, 7 Desember 2021 | 15:02 WIB
X