Tarif Belum FCR, Komitmen Pemda Dibutuhkan untuk Subsidi PDAM

- Kamis, 16 September 2021 | 07:06 WIB
Direktur Utama Perumda Air Minum Padang Hendra Pebrizal
Direktur Utama Perumda Air Minum Padang Hendra Pebrizal

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama dengan para Bupati/Walikota se-Sumatera Barat, para Direksi Perumda Air Minum / PDAM se-Sumatera Barat dan Kepala Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumatera Barat menandatangani Pernyataan Komitmen Bersama untuk menerapkan Prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governanve/GCG) pada Perumda Air Minum / PDAM se-Sumatera Barat.

Tujuan penerapan GCG pada BUMD, khususnya PDAM selain amanat Peraturan Pemerintah Nomor 54 tahun 2021 tentang BUMD, juga dalam rangka meningkatkan kinerja PDAM, sekaligus memberi memberikan nilai lebih atau meningkatkan kepercayaan public terhadap kinerja PDAM.

Baca Juga: 16 Kabupaten/Kota di Sumbar Belum Terapkan Tarif FCR PDAM

Selama ini sering kali menjadi sorotan, karena kinerja dalam memberikan pelayanan pada sector air minum masih dianggap kurang.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan sehari yang dihelat Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PD Perpamsi) Sumatera Barat, bertajuk “Diskusi Bersama Kemendagri, BPKP, PD Perpamsi, dan Pemda se-Sumatera Barat” dengan tema “Pentingnya Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Penerapan GCG dan Penyesuaian Tarif Air Minum di The Balcone Hotel & Resort Agam, Bukitinggi.

Baca Juga: Mentawai, Pariaman dan Dharmasraya Belum Tersentuh PDAM

Kegiatan Diskusi bersama ini, menghadirkan nara sumber dari BPKP dan Kemendagri, yakni Direktur Pengawasan BUAir, BLUD, BUMD, BPKP, Juliver Sinaga, M.M, Ak, Kasubdit BUMD, BLUD dan Barang Milik Daerah Kemendagri, Riris Prasetyo, M.Kom, Kepala Perwakilan BPKP Sumatera Barat, Dra. Dessy Adin, M.Si, M.M, Ak, CA, Ketua PD. Perpamsi Sumbar Hendra Pebrizal, S. Sos, MM serta Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, S.P sebagai Keynote Speaker, sekaligus menyaksikan penandatangan Komitmen Bersama untuk menerapkan GCG sebagai salah satu strategi peningkatan kinerja PDAM.

Mahyeldi menyatakan, Pemprov Sumbar mendorong setiap BUMD, baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten / Kota untuk terus mengembangkan usahanya, dalam rangka mencapai tujuan, salah satunya misi penugasan dalam hal pelayanan public. BUMD bidang air minum, memiliki peran penting dan sangat strategis, yakni menjamin dapat terpenuhi kebutuhan air bagi masyarakat.

Lebih lanjut, kata Mahyeldi, selain alokasi APBD untuk pembangunan infrastruktur air bersih, Pemerintah Provinsi juga berperan untuk menetapkan tariff air minum, dalam bentuk penetapan tariff minimum / bawah dan tariff atas, yang akan menjadi pedoman bagi pemerintah Kabupaten/Kota dalam menetapkan tariff air minum.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Anak Usia 7-13 Tahun Berisiko Tinggi Stunting

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:12 WIB

Batu Kambiang Agam Vaksinasi 370 Warganya

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:33 WIB

108 Hektare Lahan Sumbar tak Ada Kejelasan Hukum

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:45 WIB

Terpopuler

X