Hutama Karya Beberkan Penyebab Lambannya Progres Tol Padang-Sicincin

- Jumat, 17 September 2021 | 14:28 WIB
Project Director Jalan Tol Padang-Sicincin PT Hutama Karya, Marthen Robert Singal
Project Director Jalan Tol Padang-Sicincin PT Hutama Karya, Marthen Robert Singal

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Project Director Jalan Tol Padang-Sicincin PT Hutama Karya, Marthen Robert Singal menyebutkan, progres pembangunan jalan tol seksi sicincin Padang realisasi 45, 269 persen.

Terjadi deviasi progres pelaksanaan konstruksi sebesar 42,876 persen disebabkan karena lahan yang sudah bebas sepanjang 13,8 KM tidak bisa dikerjakan seluruhnya karena lahannya tidak menerus dan tidak bisa dimasuki sebab masih ada spot-spot yang belum bebas.

Baca Juga: Bupati Padang Pariaman Dukung Penuh Pembangunan Tol Padang-Sicincin

Tindak lanjut yang telah dilakukan adalah berkoordinasi dengan BPN dan PPKI serta pemerintah daerah untuk mempercepat pembebasan lahan dengan bebas secara menerus sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan dengan maksimal.

Pembebasan lahan itu diusulkan pada lokasi-lokasi prioritas pekerjaan yaitu STA 4 + 725 -STA 13 + 125 dan STA 22 + 400 sampai STA 24 + 435.

Baca Juga: Mangkrak! Progres Jalan Tol Padang-Sicincin Baru 45 Persen

Sementara dalam pembebasan lahan hambatan yang dihadapi diantaranya adanya penolakan dalam pelaksanaan pengukuran dan pendataan dari masyarakat. Persoalan itu ditindaklanjuti dengan pendekatan ke masyarakat dan pendampingan dari aparat penegak hukum serta dilakukan pengukuran dan pendataan ulang.

Adanya klaim Bakri Abdullah SH (kuasa Afrizal dan Musyrif) di Nagari Buayan Kecamatan Batang Anai dengan gugatan perdata terhadap kanwil BPN Sumbar dan Hutama Karya. Solusinya memohon pendapat hukum atau legal opinion terhadap gugatan tersebut ke JPN Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.

"Kemudian kesulitan dalam pengumpulan bukti penguasaan atau kepemilikan tanah 80 persen terhadap tanah milik adat atau tidak bersertifikat. Solusinya dengan membentuk tim percepatan yang dilakukan secara door to door dan intens dan kerjasama dengan aparat Nagari atau desa setempat," kata Martin.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Pemko Padang Panjang Peringati Momentum Sumpah Pemuda

Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:55 WIB

25 Nagari di Agam Gelar Pilwana Serentak

Kamis, 28 Oktober 2021 | 17:25 WIB

OPD Diminta Padang Panjang Diminta Bersinergi

Kamis, 28 Oktober 2021 | 16:55 WIB

Genius Umar Tinjau Proyek Infrastruktur di 3 Desa

Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:38 WIB

Ini Pemenang Desain Batik Padang Pariaman

Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:04 WIB

Update Covid-19 di Bukittinggi, Satu Meninggal

Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:19 WIB

Gratifikasi yang Mesti Dipahami ASN

Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:17 WIB
X