Fadly Amran: Bunda Literasi Harus Hadir di Tengah Masyarakat Padang Panjang

- Senin, 20 September 2021 | 18:40 WIB
Bunda Literasi Harus Hadir di Tengah Masyarakat Padang Panjang
Bunda Literasi Harus Hadir di Tengah Masyarakat Padang Panjang


PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.COM -- Perpustakaan bukan hanya sebagai pusat informasi, tetapi juga dapat mengambil peran penting dalam meningkatkan literasi. Keberadaan Bunda Literasi, harus mengambil peran, dengan hadir di tengah-tengah masyarakat.

Demikian disampaikan Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano saat membuka kegiatan Sosialisasi Peranan Bunda Literasi yang diadakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang, Senin (20/9).

Baca Juga: PPKM di Luar Jawa-Bali Kembali Diperpanjang Hingga 4 Oktober

“Literasi bukan hanya tentang baca, tulis, dan pendidikan formal. Namun segala hal yang mampu meningkatkan pemahaman dan kemampuan kita. Perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat, menyediakan informasi dan fasilitas belajar yang berperan penting mendorong peningkatan literasi masyarakat,” katanya.

Berbicara tentang peranan, Fadly mengatakan, peranan itu kunci pertamanya hadir. Sebagai bunda literasi, hal pertama esensi dari tugasnya adalah hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang ada di sekitarnya.

“Kehadiran tidak melulu tentang memberikan fasilitas. Tetapi kehadiran kita kadang-kadang untuk membuat sebuah dorongan kepada rekan-rekan kita yang berjuang di TBM. Saya minta kepada bunda literasi, baik di tingkat kelurahan, kecamatan maupun kota, dapat hadir di tengah-tengah masyarakat khususnya di TBM yang ada di wilayah kerja, masing-masing” ujar Fadly.

Fadly berharap, bunda literasi kecamatan atau kelurahan dapat menyosialisasikan budaya literasi kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk akselerasi pencapaian pembangunan pengembangan budaya baca di Kota Padang Panjang.

“Melalui peran bunda literasi yang hadir di tengah-tengah masyarakat khususnya TBM, diharapkan proses sosialisasi budaya literasi akan cepat menyentuh kalangan masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Bunda Literasi Kota Padang Panjang, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP mengungkapkan, literasi bukan hanya sekadar membaca dan menulis. Literasi itu adalah suatu pendalaman pengetahuan seseorang terhadap suatu objek.

“Dengan adanya budaya literasi yang tinggi, kita harapkan bisa menghasilkan generasi berkualitas yang akan menopang pembangunan Indonesia. Oleh sebab itu, penting sekali budaya literasi kita tingkatkan dan mulai dikembangkan dalam lingkungan keluarga,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut Dokter Dian, kegiatan sosialisasi ini diadakan sebagai salah satu bentuk upaya kita mengoptimalkan peranan bunda literasi kecamatan dan kelurahan se-Kota Padang Panjang, untuk meningkatkan literasi, baik itu di lingkungan keluarga maupun di lingkungan masyarakat.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Kominfo Padang Panjang

Tags

Terkini

Anak Usia 7-13 Tahun Berisiko Tinggi Stunting

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:12 WIB

Batu Kambiang Agam Vaksinasi 370 Warganya

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:33 WIB

108 Hektare Lahan Sumbar tak Ada Kejelasan Hukum

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:45 WIB

Terpopuler

X