Jenazah Korban Serangan Buaya Batang Masang Ditemukan

- Kamis, 22 Januari 2015 | 19:24 WIB

Jenazah korban ditemukan tanpa busana dalam keadaan yang tidak utuh. Tangan kanan dan kaki kirinya hilang, kemu­dian ada robekan diperut aki­bat serangan buaya. Mayat tersebut langsung diotopsi di tempat oleh tim kesehatan, kemudian dikubur pada lokasi pemakaman setempat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Dae­rah didampingi Kasi Keda­ruratan Asri Bujang menga­takan, pencarian korban pada hari Kamis dilakukan sejak pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Tim pencari yang terdiri dari BPBD, Polisi, TNI mene­mukan je­nazah korban berja­rak cukup jauh dari tempat dia mandi, atau beberapa ki­lometer.

Menurutnya, mengingat kondisi jenazah sudah rusak, otopsi langsung dilakukan di tempat. Selama pencarian tim cukup mengalami kendala karena air Batang Masang yang keruh. Selain itu, pencarian juga memiliki resiko yang tinggi, oleh sebab itu pihaknya melibatkan pawang, dan mas­yarakat setempat.

Sejak beberapa tahun ter­akhir, Buaya Batang masang cu­kup banyak menyerang mas­yarakat yang beraktivitas pada areal tersebut. Namun Sanati Waruhu merupakan korban per­ta­ma yang diserang hingga tewas.

“Tidak sedikit masyarakat yang diserang oleh buaya di Batang Masang. Tetapi korban kali ini tidak berhasil selamat, dari serangan buaya itu. Kami berharap masyarakat meng­hin­dari aktivitas di Batang Masang, sehingga kasus seperti ini tidak kembali terulang,” jelasnya.

Sementara itu pawang yang ikut mendampingi pencarian M,Nasir (62) mengatakan, buaya menyerang warga kare­na keberadaan mereka terusik. Oleh sebab itu ia meminta masyarakat jangan lagi mela­kukan aktivitas mencuci dan lainnya di Batang Masang.

“Setelah menyeret Sanati, buaya kemungkinan merusak dan menghimpitnya di dasar sungai Batang Masang. Setelah beberapa hari jenazah korban baru dilepaskan. Kita bersyukur pencarian ini bisa berjalan lancar jauh dari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Dikatakan Nasir, sejak awal ia sudah memperkirakan jika Sanati hilang akibat diseret buaya. Sebab, sepenge­tahuan­nya korban bisa berenang. Sangat tidak mungkin ia hilang akibat tenggelam begitu saja di Batang Masang. Ia juga me­wanti-wanti agar masyarakat menghindari apapun kegiatan di tempat itu.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Sumbar Butuh Tambahan Vaksin Covid-19

Minggu, 25 Juli 2021 | 18:40 WIB
X