LBH JK Laporkan PU Agam ke KPPU

- Rabu, 4 Februari 2015 | 19:24 WIB

“Kami melapor ke KPPU, karena terjadi persaingan tidak sehat dan juga sangat berpotensi merugikan negara belasan miliar rupiah,” kata Direktur LBH Jasa Kontruksi Suparman, saat dikonfirmasi seputar surat laporan tersebut, kemarin.

Objek proyek yang proses lelangnya diduga bermasalah diantaranya adalah sebagai berikut. Tahun 2014 Paket I; Kegiatan Pe­ning­katan Jalan tahun 2014 dengan HPS Rp 5.379.370.000. Paket II; Kegiatan Peningkatan Jalan dan Jembatan (DAK) tahun 2014 de­ngan HPS Rp 6.976.689.000.

Berikutnya Paket I  Kegiatan Peningkatan Jalan dan Jembatan (DAK) tahun 2014 dengan HPS Rp 5.029.358.000.

Paket II Kegiatan Peningkatan Jalan (DAU) tahun 2014 dengan HPS Rp 6.404.117.000, selanjutnya Paket IV Kegiatan Peningkatan Jalan (DAU) tahun 2014 dengan HPS Rp 4.144.200.000. Paket III Kegiatan Peningkatan Jalan (DAU) tahun 2014 dengan HPS Rp 4.691. 310.000. Paket VII Kegiatan Penin­gkatan Jalan (DAU) tahun 2014 dengan HPS Rp 5.337.084.000. Sehingga total nilai proyek tahun 2014 yang diduga proses pele­langan­nya ber­masalah adalah Rp37,9 miiar.

Sedangkan pada proyek 2015 yang diduga proses lelangnya juga diduga penuh pengaturan adalah Paket I: Kegiatan Peningkatan Jalan dan Jembatan (DAK) tahun  2015 dengan HPS Rp 8.833.264.000. Paket II Kegiatan Peningkatan Jalan dan Jembatan (DAK) tahun 2015 HPS Rp 7.559.575.000. Paket I Kegiatan Peningkatan Jalan 3 (DAU) tahun. 2015 dengan HPS Rp. 8.392.465.000, dan Total II Rp 24.785.304.000.

Dalam laporan LBH JK juga diterakan pihak yang akan bisa dimintai kesaksiannya. Untuk lelang proyek tahun 2014, saksi tersebut adalah pihak  PT Lubuk Minturun Konstruksi Persada, PT Anugrah Tripa Raya.

PT ATR adalah pemenang Paket I Kegiatan Peningkatan Jalan  tahun 2014 dengan HPS Rp 5.379.370. 000. Penawaran pemenang adalah Rp 5.281.034.000 dengan nomor urut dua terendah dari 4 peserta lelang. Selisih dari HPS, hanya Rp 98.336.000. Terindikasi kuat dugaan bahwa paket ini sudah di atur oleh KPA melalui Pokja.

PT ATR juga pemenang Paket II Kegiatan Peningkatan Jalan dan Jembatan (DAK) tahun 2014 de­ngan HPS Rp 6.976.689.000. Pena­waran pemenang adalah Rp6.772. 897.000. Dengan nomor urut 5 terendah dari 5 peserta lelang. Selisih dari HPS, hanya Rp 203.000. 000,- Terindikasi kuat dugaan bahwa paket ini sudah di atur oleh KPA melalui Pokja.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Sumbar Butuh Tambahan Vaksin Covid-19

Minggu, 25 Juli 2021 | 18:40 WIB
X