Korong Rukam Tak Lagi Terisolasi

Administrator
- Kamis, 5 Februari 2015 | 19:05 WIB

Dia juga mengatakan, ko­rong ini juga dibelah oleh aliran sungai, jika air sungai banjir bagian masyarakat yang tinggal di Buluah Apo dan Rukam sudah tidak bisa lagi menuju pasar dan ibu ke­camatan serta keperluan lain untuk mengurus surat menyurat kenagari dan ke­camatan serta berobat ke pus­kesmas yang ada di ibu ke­camatan.

“Kalau air sungai banjir, semua aktifitas masyarakat atau anak sekolah terpaksa libur atau menunggu air surut meski terlambat sampai ke­sekolah. Akan tetapi, se­karang ini jalan sudah ada pe­nge­rasannya tidak ada lagi air tergenang ketika air hujan dan jembatan penghubung juga sudah dibuat,” terangnya.

Sementara itu, Zurahaini siswi SMA I Padang Sago juga mengucapkan terima kepada pemerintah, karena dengan adanya jembatan penghubung yang dibuat ini sudah mem­berikan kemudahan bagi ma­syarakat. “Dengan telah ada­nya jembatan penghubung di Sungai Rukam Pauah Manih, saya sudah bisa pergi kesekolah setiap hari. Biasanya, kalau sungai sudah banjir terpaksa libur, atau ditunggu air sungai surut dulu,” jelas Siswi Kelas dua SMAN Padang Sago.

Selain memudah bagi anak-anak sekolah katanya, juga telah membantu bagi keluarga petani, karena sudah memudahkan transpotasi mem­­bawa hasil tani. “Sangat banyak manfaat yang telah dirasakan oleh masyarakat, terutama sekali sudah me­naikan harga jual hasil bumi dari bia­sanya. Semoga ke­depannya pemerintah akan terus mem­berikan per­ha­tian­nya un­tuk kampung ini,” ha­rap Zurahaini yang bercita-cita ingin menjadi guru ini. (h/bus)

Editor: Administrator

Terkini

Kasus HIV/AIDS di Bukittinggi Turun

Rabu, 1 Desember 2021 | 21:30 WIB
X