Komunikasi Politik Antar Kandidat Makin Gencar

Administrator
- Jumat, 6 Februari 2015 | 20:01 WIB

“Bagi saya dukungan ma­sya­rakat tentu lebih utama untuk dapat maju pada Pilgub mendatang. Bila duku­ngan masyarakat Pesisir Selatan baik, maka saya siap maju pada Pilgub. Mudah mudahan ini menjadi kenyataan,” katanya menjelaskan.

Komunikasi yang diba­ngun, kata mantan wakil bupati era Darizal Basyir itu juga sudah menggalang dukungan dari kelompok masya­rakat, terutama kalangan warga Pesi­sir Selatan, baik yang ada di Ranah Pesisir maupun yang berdomilisili di rantau pesisir di Sumatera Barat. Ia blak-blakan sudah mendapat dukungan dari di Pessel dan IKPS se-Sumbar.

Apa yang dituturkan Nasrul Abit tak bertepuk sebelah tangan. Sejum­lah tokoh masyarakat di Pessel telah menyatakan dukungannya kepada Nasrul Abit untuk maju pada Pilgub 2015.

Syahbunan Rici, tokoh masya­rakat setempat menyebutkan, sesuai aspirasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat sosok Nasrul Abit pantas untuk memimpin Suma­tera Barat mendampingi Irwan Prayitno.

“Nasrul Abit sudah 3 periode memimpin Pesisir Selatan, dari wakil bupati saat mendampingi Darizal Basir, hingga dua periode menjadi bupati, tentu menjadi mo­dal karena pengalamannya,” ujar Syahbunan.

Syahbunan menguraikan sejum­lah prestasi dan capaian yang sudah dilakukan putra Air Haji itu, dian­taranya berhasil mengentaskan buta aksara, berkembangnya sektor perta­nian dan peternakan secara massif dan Pesisir Selatan bukan  lagi daerah lumbung kemiskinan.

“Pendidikan sudah dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, karena ada program pendidikan gratis, ada beda rumah untuk warga yang betul-betul tidak mampu, dan beragam prestasi yang beruntaian,” aku Syahbunan.

Sekjen DPP Gema Pessel Bakh­tiar Effendi melalui ponselnya di Medan Sumatera Utara menye­butkan, Nasrul Abit suladah layak maju ke Sumbar. Pessel secara keseluruhan di Sumbar memiliki kekuatan politik luar biasa. Di Pessel sendiri jumlah pemilih men­ca­pai 300 ribu orang, sementara di 18 kabupaten kota lainnya terda­pat 200 ribu warga Pessel yang terga­bung dalam IKPS.

Sedangkan Ketua DPD Partai Demokrat Josrizal Zain mengatakan komunikasi dengan IP berjalan dengan baik. Namun demikian komunikasi tersebut masih langkah awal, karena semua pihak juga menunggu hasil revisi UU Pilkada selesai 17 Februari mendatang. Selain itu proses di Partai Demokrat juga ada untuk menentukan siapa yang akan dicalonkan Partai Demo­krat di Pilgub Sumbar, apakah mengambil posisi Sumbar 1 atau Sumbar 2. “Semua itu ada proses di partai dan juga ada survey nantinya. Tapi yang jelas Demokrat memiliki tokoh-tokoh untuk membangun Sumbar ke depan seperti Pak Mu­l­yadi, Darizal Basyir dan Dasrul Jabar,” kata Josrizal.

Nama lain yang kini masih terke­san “tiarap” adalah Hendra Irwan Rahim. Politisi Golkar itu belum mau mengutarakan dengan siapa bergan­ding untuk menghadapi pesta demo­krasi tingkat Sumbar yang regulasinya memang belum ditetapkan.

“(Soal pasangan) tunggu dulu dinda, tata caranya saja baru ditetap­kan 17 Februari ini. Jadi bagaimana mungkin saya mengumbar langkah dan strategi yang kini dibangun,”kata Hendra yang dihubungi Haluan mela­lui telepon genggamnya tadi malam.

Hendra yang kini menjabat seba­gai Ketua DPRD Sumbar itu juga tak mau bicara panjang lebar ketika namanya dikait-kaitkan dengan politisi muda Rommy Adams yang kabarnya akan jadi jagoan Nasdem pada Pilgub 2015 ini.

Mantan Ketua KNPI Sumbar ini hanya tertawa lepas ketika Haluan terus menanyai soal komunikasi politiknya dengan Rommy, termasuk ketika ditanya kapan terakhir kali berkomunikasi dengan Rommy. “Ha ha ha ha, lihat saja nanti. Kita pastikan ada kejutan,”tutup Hendra lugas layaknya seorang politisi ulung.

Di sisi lain, ada nama Fauzi Bahar yang kabarnya akan ikut kembali bertarung pada Pilgub 2015 ini. Mantan Walikota Padang dua periode itu kabarnya akan mulai bergerilya mencari dukungan dari parpol pada Sabtu (7/2) ini.

“Insya Allah kami berencana akan merapat ke Partai Hanura dan menyerahkan berkas pendaftaran  Sabtu besok (hari ini,red),”katanya.

Fauzi sendiri pada edisi Pilgub sebelumnya, yakni tahun 2010 lalu sudah ikut bertarung. Namun, pen­siu­nan TNI AL itu belum berun­tung saat itu dan kalah bertarung dari Irwan Prayitno. Sempat beredar kabar  Fauzi akan mengadu perun­tungan politiknya pada Pilgub di Kepri. Namun, tiba-tiba, kini Fauzi kembali ke Padang meramaikan proses Pilgub Sumbar. Sumber Haluan di Nasdem Sum­bar bahkan memberikan bocoran, pada Minggu (8/2) Fauzi Bahar akan mendaftar ke partai tersebut. (h/har/mat/erz)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Nagari Sungai Batang Agam Masuk 5 Terbaik ADWI 2021

Rabu, 8 Desember 2021 | 15:05 WIB

India Jadi Tujuan Ekspor Utama Sumbar

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:55 WIB
X