Petani Kakao Dilatih Tingkatkan Produksi

Administrator
- Minggu, 8 Februari 2015 | 19:27 WIB

Menurut dia, bimtek itu dimaksudkan, untuk me­ning­katkan kualitas SDM petani, tentang budidaya dan pengo­lahan kakao. Sehingga, kualitas olahan kakao mampu diting­katkan, dalam rangka menun­jang pabrik coklat mini yang ada di Kapalo Koto Ke­na­garian Aua Kuniang, Pa­ya­kumbuh Selatan.

Dikatakan, kualitas kakao di kawasan Payakumbuh Sela­tan, selama ini sudah cukup baik. Tapi, petani harus di­motivasi terus dengan sen­tuhan atau tekhnologi terbaru, agar produksi dapat diting­katkan dan biaya peme­liharaan dapat dihematkan. Kegiatan bimtek, menurunkan dua nara sumber, Kabid Perkebunan dan Kehutanan Yunizar, SP dan Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil, Ir. Don­-alson. Keduanya punya kom­petensi yang cukup mumpuni dengan tanaman kakao ter­sebut, sebut Iqbal.

Dikatakan, peningkatan produksi tidak terlepas dari saat pemilihan bibit, penaman, pemupukan, pemeliharaan, pemangkasan, saat panen dan pasca panen. Didampingi Ka­bid Perkebunan dan Ke­hu­tanan Yunizar, kadis menga­takan, hal penting yang perlu menjadi titik perhatian untuk tanaman kakao adalah pe­meliharaan tanama.

Sebab masa inilah yang menentukan tanaman kakao berhasil atau sebaliknya. Jika pemeliharaan gagal, hasil diha­rapkan jauh dari sempurna. Demikian juga pengolahan pasca panen, sesuai dengan hasil pe­nelitian buah kakao yang ber­mutu, harus melewati per­men­tasi. Disamping kua­litasnya terjamin, harga jualnya jauh melebihi pengolahan cara biasa. (h/zkf)

Editor: Administrator

Terkini

Kasus HIV/AIDS di Bukittinggi Turun

Rabu, 1 Desember 2021 | 21:30 WIB
X