Petani Saruaso Mulai Meradang

- Rabu, 11 Februari 2015 | 19:34 WIB

Salah seorang warga setem­pat, A Nurdin, Rabu (11/2) mengatakan, proyek pemba­ngunan irigasi tersebut ter­beng­kalai sehingga tidak dapat dimanfaatkan petani setempat.

“Seharusnya begitu selesai dibangun irigasi itu sudah mengairi areal persawahan, proyek ini ditujukan untuk mendukung pengairan ke sa­wah-sawah masyarakat di Ke­ca­matan Tanjung Emas. Ba­ngunannya saja belum sele­sai, bagaimana mau mengairi sa­wah petani,” keluhnya

Dikatakannya, saat ini se­ba­gian petani di Kubang Lan­dai tidak bisa lagi menggarap lahannya akibat dari ketidak jelasan proyek irigasi itu. Akibat saluran irigasi belum kunjung selesai sehingga petani tidak bisa mengolah lahannya.

“Jika kami menggarap sa­wah itu, kemudian datang pekerja dan tentu tanaman kita pasti terganggu, kami harap­kan pihak terkait segera mela­kukan penanganan khusus terhadap irigasi di Batang Selo agar secepatnya ber­operasi sehingga para petani bisa bercocok tanam lagi,” harap A Nurdin.

Walinagari Saruaso, Suardi juga menyayangkan pengerjaan proyek irigasi ini terbengkalai akibat keteledoran pemborong yang tidak mampu menye­lesaikan proyek ini tepat wak­tu­nya. “Banyak petani yang terkendala menggarap sawah­nya akibat tidak selesainya irigasi ini, kami berharap hal ini bisa dituntasnya secepatnya agar tidak terjadi kerugian yang besar pada petani kita,” se­butnya.

Sementara itu, Wakil Ke­tua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Arkadius mengatakan, terkait dengan pembangunan irigasi tersebut agar rekanan menyelesaikan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

“Rekanan harus mense­lesaikannya selama jangka waktu enam bulan masa pera­watannya, jika tidak juga dise­lesaikan pihak pemberi proyek bisa tidak mem­bayar­kan pengerjaan tersebut, seka­ligus memblacklist rekanan itu dan memasukan permasalahn ini ke ranah hukum,” sebut Arka­dius.

Ia meminta pada Wali­nagari untuk mempertanyakan ke pihak terkait, Dinas PU Tanah Datar atau PU Porvinsi Sumatera Barat. “Nanti saya segera melihat langsung pem­bangunan irigasi itu, kita minta Komisi IV DPRD Sumbar untuk memanggil rekanan tersebut,” sebutnya. (h/fma)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Sumbar Butuh Tambahan Vaksin Covid-19

Minggu, 25 Juli 2021 | 18:40 WIB
X