Bukittinggi Terus Berbenah

Administrator
- Rabu, 11 Februari 2015 | 19:34 WIB

Kabag Humas Pemko Bu­kittinggi Yulman mengatakan, badut yang berada di kawasan Jam Gadang yang telah ada sejak dua tahun belakangan memang menjadi perhatian serius Pemko. Satpol PP juga telah beberapa kali melakukan pembinaan terhadap badut-badut ini. Namun, pembinaan dan peringatan yang dilakukan Satpol PP tak bertahan lama.

“Kami menyadari badut adalah pelengkap hiburan di Jam Gadang. Namun jika su­dah menganggu, tentu ini me­resahkan pengunjung. Apalagi hiburan badut di Jam Gadang ini memperkeRjakan anak-anak yang masih berusia seko­lah,” ucap Yulman saat bersi­laturahmi ke Kantor Redaksi Harian Haluan, Rabu (11/2).

Kunjungan Kabag Humas Pemko Bukittinggi Yulman dan Kasubag Pers dan Ke­mitraan Humas Pemko Bukit­tinggi Er­mon Hasan Basri ini diterima oleh Pemimpin Re­daksi Haluan Yon Erizon, Wakil Pemimpin Perusahaan David Ramadian, Kabag Sir­kulasi Novriza Zai­nyar, dan Sekretaris Redaksi Silvia Ok­tarice.

Tak hanya itu, akibat mela­koni badut ini, anak-anak bisa meninggalkan sekolahnya. “Ji­ka biasanya meraka hanya mendapat uang jajan Rp2.000, sekarang bisa sampai Rp10.­000. Tentu ini menggiurkan bagi anak-anak. Tentunya mere­ka memilih menjadi badut dari­pada sekolah. Ini yang kami khawatirkan,” ucap Yulman.

Hal lain yang juga menjadi penekanan Pemko Bukitinggi saat ini adalah perpakirkan. Sebagai upaya mengurangi parkir liar di ruas-ruas jalan Bukitinggi, Pemko Bukitinggi telah berupaya membangun kawasan parkir lima lantai di depan kantor DPRD Bu­kit­tinggi. “Saat ini gedung parkir tersebut sedang dalam uji coba. Ke depan, kami rencanakan pengelolaan parkir di Bukit­tinggi dikelola satu orang sehingga mudah mengon­trol­nya,” ucap Yulman.

Rencana ini menurut Pem­red Haluan merupakan lang­kah yang cukup bagus. Hal ini juga akan menata ongkos par­kir di bukitinggi., jika pada muslim lebaran, ongkos parkir di Bukitinggi bisa mencapai Rp10.000 sampai Rp20.000, ke depan diharapkan hal ini tidak terjadi lagi.

Bukitinggi yang terkenal sebagai kota wisata sejak dulu­nya, kini mengalami peru­bahan. Kini sudah terdapat objek-objek wisata baru di Bukitinggi seperti Janjang Saribu dan Taman Ngarai Maaram yang ramah terhadap pengunjung. Selain dikenal sebagai kota wisata, Bu­kit­tinggi yang saat ini diko­man­doi Walikota Ismet Amzis juga dikenal sebagai kota pen­di­dikan. Setiap tahunnya Bukit­tinggi selalu menjadi daerah terbanyak mengirim siswanya ke perguruan tinggi dan me­raih peringkat pertama dalam pelaksanaan UN. (h/eni)

Editor: Administrator

Terkini

Gunung Semeru Meletus, Gubernur Sumbar Kirimkan Doa

Minggu, 5 Desember 2021 | 06:15 WIB

Kota Sawahlunto Dapat Dua Penghargaan dari JKPI

Sabtu, 4 Desember 2021 | 19:11 WIB

Wakapolda Tinjau Sumdarsin di Polda Sumbar

Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:43 WIB
X