Padang Panjang Masih Bebas Difteri

- Minggu, 15 Februari 2015 | 18:57 WIB

Penyakit difteri itu, kata dia, adalah berupa pem­beng­ka­kan di leher bagian dalam yang mengakibatkan susah bernafas.

“Kalau sudah leher yang sakit, makanan apapun juga susah untuk kita telan, se­hingga manusia penderita menjadi kurang asupan ma­ka­nan untuk kalori,” katanya.

Jenis penyakit yang me­matikan itu sudah ditemukan di Kota Padang. Dia berharap tidak terjadi di Padang Pan­jang. Untuk mengatisipasi berjangkitnya penyakit difteri itu, Pemkot Padang Panjang mengimbau masyarakat agar datang ke Posyandu untuk memberikan imunisasi Difteri Pertusis dan Tetanus (DPT) kepada anak Balita.

“Bagi warga yang memiliki bayi supaya membawa anaknya ke Posyandu untuk berimu­nisasi DPT sebagai tindakan preventif dari berbagai pen­yakit termasuk difteri,” katanya.

Dengan adanya imunisasi DPT itu sudah merupakan tindakan antisipasi atau pre­pentif dari berbagai penyakit termasuk Difteri.

“Kami tidak ingin masya­rakat Padang Panjang juga menjadi korban dari penyakit yang mematikan itu,” sebutnya.

Masyarakat Padang Pan­jang Khairatun berharap pen­yakit difteri yang mematikan tersebut tidak berjangkit di bumi “Serambi Mekah” itu.

“Dengan adanya imu­ni­sasi DPT itu, mudah-mu­dahan bisa memberikan pre­fentif dari berbagai jenis penyakit, ter­masuk difteri itu,” kata dia. (h/ans)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Wabup Padang Pariaman Buka Rakor Gabungan GOW dan OPD

Senin, 25 Oktober 2021 | 22:50 WIB

Dua Pasien Covid-19 Agam Dilaporkan Sembuh

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:10 WIB

Fadil dan Putri Jadi Uda-Uni Kota Padang Panjang 2021

Senin, 25 Oktober 2021 | 18:10 WIB

Nagari Campago Padang Pariaman Cairkan BLT DD Besok

Senin, 25 Oktober 2021 | 16:24 WIB

Ir. Jetson, MT Dilantik jadi Pj Sekda Agam

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:42 WIB
X