Pohon Kelapa Mulai Diserang Hama Kera

- Senin, 16 Februari 2015 | 19:52 WIB

Menurut Akhiruddin, di dinasnya yang ada hanya untuk pemberantasan hama tupai. Satu ekor tupai yang berhasil dibunuh aku dia, Dinas Pertanian akan memberikan insentif sebesar Rp5ribu. “Untuk pemberantasan hama tupai ada, tapi untuk kera tidak tersedia,” katanya.

Akhiruddin mengimbau, untuk mem­berantas kera tersebut petani harus dilaku­kan secara swadaya dan kompak sesama pemilik kebun kelapa, yakni bersama sama mengusir kera tersebut pada kawasan hutan yang terdekat dari kebun petani. Disamping itu juga disarankan, agar petani tetap membersihkan kebunnya, sehingga kera akan berpidah. “Biasanya, kalau kebun bersih keranya akan lari dengan sendiri­nya,” terang Akhiruddin.

Sementara itu ketua kelompok tani Sukun Jaya Kecamatan V Koto kampung Dalam, Novri Andrean, serangan hama kera sangat ganas terjadi pada areal kelompoknya di Nagari Sikucur. Banyak dari kelapa kelapa anggota kelompok yang tidak bisa dipanen, karena terlebih dahulu telah dirusak oleh kera. “Hal ini sangat berdampak pada pendapatan petani,” terangnya.

Akibat serangan hama kera ini, Novri atas nama masyarakat dan anggota kelom­pok, sangat berharap Dinas terkait mem­berikan anggaran untuk pemberantas kera tersebut. Menurut Novri, serangan kera ini jauh lebih ganas dari serangan hama tupai. Tupai hanya melobang kelapa  dua hingga lima biji kelapa dalam sebatang, sedangkan kera akan merusak biji kelapa dalam satu amparan kebun.

“Kalau satu amparan kebun diserang kera, maka tidak kelapa tidak akan bisa dipanen lagi selama satu musim panen,” jelasnya. (h/ded)

Editor: Administrator

Terkini

Baznas Agam Targetkan Zakat Rp11 Miliar Tahun 2022

Kamis, 21 Oktober 2021 | 08:16 WIB

Kapolda Sumbar Tinjau Vaksinasi Massal di Pasaman

Rabu, 20 Oktober 2021 | 20:50 WIB
X