Lantai II Blok Timur Pusat Batu Akik

- Senin, 16 Februari 2015 | 19:53 WIB

Batu akik lumuik Suliki, banyak diperdagangkan di Kota Payakumbuh, batu akik tersebut sudah dikenal masya­rakat Minangkabau, sejak 1958. Kini batu lumuik Suliki dan sejumlah jenis batu asal Sumatera Barat, banyak dipro­­­duksi pengrajin di Kota Payakumbuh, yang diper­kira­kan ratusan jumlahnya. Me­reka menempati pinggir jalan protokol, sampai ke pelosok pelosok kelurahan.

Untuk lebih me­mu­dahkan pembinaan terhadap mereka, sebaiknya pengrajin batu akik dalam kawasan pasar Paya­kumbuh dan se­kitarnya, se­baiknya dikum­pulkan di pusat pertokoan Blok Timur pada lantai II.   Aktivitas itu selain mampu meramaikan lantai II per­tokoan Blok Ti­mur ter­sebut, juga lebih memudahkan pem­binaan terhadap me­reka.

Caranya, seluruh peng­rajin batu akik yang beroperasi dalam kota di tempatkan di lantai II tersebut. Sehingga kawasan pasar, utamanya di lantai II blok Timur itu diya­kini bakal bertambah ramai, otomatis penggemar batu akik akan mengunjungi lokasi pa­sar batu akik tersebut.

Untuk itu Kadis Koperasi, UKM dan Indag Paya­kum­buh, sudah ditugaskan untuk menga­tur dan mengelola ba­gai­mana mereka melakukan aktivitas dengan baik dan benar. Kalau perlu program itu direncanakan secepatnya, agar mampu direa­lisasikan, sehingga diharapkan pusat pertokoan blok Timur lantai II diramaikan pengun­jung, harapnya

Salah seorang penggemar batu akik, Edlen Syarkawi yang diminta pendapatnya Senin ke­marin, di Paya­kumbuh, me­ngatakan, peng­rajin yang berada didalam kawasan pasar Paya­kumbuh dan sekitarnya, sebaiknya dikumpulkan di pusat per­tokoan Blok Timur pada lan­tai II yang masih ba­nyak ter­lihat kosong. Oto­matis pusat per­tokoan lantai II Blok Timur itu diyakin akan ramai pengunjung.

Dikatakan, menurut hemat saya, cara yang seperti itu sangat strategis akan mem­bantu mera­maikan pusat pa­sar tersebut yang selama ini ko­song, sehingga dituding sebagai tempat buang air kecil dimalam hari. “Jika lokasi itu sudah ramai tak akan ada lagi warga kota buang air disem­barang tempat. Sebab di lokasi itu tentu dilengkapai dengan WC yang memadai, sehingga pasar bersih dan ramai ngu­njung,”ujarnya. (h/zkf)

Editor: Administrator

Terkini

Baznas Agam Targetkan Zakat Rp11 Miliar Tahun 2022

Kamis, 21 Oktober 2021 | 08:16 WIB

Kapolda Sumbar Tinjau Vaksinasi Massal di Pasaman

Rabu, 20 Oktober 2021 | 20:50 WIB
X