Pemko Pariaman Terima Hibah Aset dari Pemkab

- Jumat, 20 Februari 2015 | 19:31 WIB

Ia melanjutkan, sesuai dengan UU No.12 tahun 2002 Kota Pariaman diberikan hak atas kepemilikan beberapa aset yang secara notabene berdampak terhadap kinerja pemerintah itu sendiri, di antaranya pegawai, barang milik kekayaan daerah seperti tanah dan bangunan maupun arsip dan dokumen. “Jadi, aset yang sempat tertunda penyerahannya, semenjak tahun 2002 terhitung sebanyak 12 item. Maka diganti dengan yang lain dan pada 2011 di era pemerintahan Ali Mukhni secara bertahap baru kita bisa menerima hibah beberapa aset yang dimaksudkan dalam UU tersebut,” ulas Fadli.

Sesuai data yang diperoleh melalui DPPKA pada Agustus 2014, Pemko Pariaman menerima hibah aset pada tahap pertama berupa, tanah dan bangunan olahraga (Gor Rawang) di Rawang, kemudian aset atas nama Dinas Kelautan dan Perikanan yakni tanah dan bangunan gedung pelelangan ikan di Karan Aur dan Pasir Baru Naras, serta rumah dinas Badan Penyuluh Pertanian, Perikanan, Peternakan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan berupa tanah dan bangunan yang beralamat di Jalan. Rasyid Baroneng.

Dan pada tahap kedua dan tiga, Pemko menerima hibah aset berupa tanah dan bangunan olahraga (GOR) yang berada di Desa Pauh Barat tepi pantai, kemudian gedung dan tanah milik Dinas Kelautan Perikanan (DKP) di Jalan Syekh Abdul Arif No.15 Pasir Pauh, tanah dan bangunan milik kantor Kesbangpol di Jalan Bagindo Aziz Chan No.72 Kampung Perak, tanah dan bangunan milik Dinas Koperindag dan UMKM di Jalan Syam Ratulangi, Kampung Baru, dan rumah dinasnya di Jalan Pasir Putih, Desa Pauh Barat, Pariaman. Dari beberapa aset yang telah diterima Pemko tersebut baru dua yang bersertifikat yaitu Sport Hall Pauh dan Kesbangpol Kampung Perak.

Penyerahan aset dihadiri oleh, SKPD, Kepala DPPKA dan jajaran struktural serta perwakilan kepala daerah di dua pemerintahan.

Dalam pembicaraan malam tersebut, Pemkab juga berharap pada Pemko untuk senantiasa bersinergi dalam sektor pariwisata, perindustrian pertanian dan kelautan, serta membentuk kawasan regional terpadu diantara dua pemerintahan.

Walikota juga berharap, para SKPD lebih optimal dalam menggunnakan aset-aset tersebut serta profesional dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup yang layak bagi masyarakat, dan kerjasama kedua belah pihak terus terjalin baik sehingga penyerahan aset-aset yang masih tertinggal dapat dilaksanakan dengan cepat.  (h/mg-man)

Editor: Administrator

Terkini

Kapolda Sumbar Buka Diktuk Bintara Polri TA 2021

Senin, 26 Juli 2021 | 21:45 WIB
X