Dana Pemeliharaan Jalan Dialokasikan Rp9,5 M

- Selasa, 24 Februari 2015 | 19:26 WIB

Untuk perbaikan atau pe­me­liharaan ke dua jalan itu,  bagi pemerintah kota ada pen­canangan dana, namun ke­mampuan pendanaan bagi kota untuk perbaikan jalan nasio­nal, itu terlalu besar. Semen­tara , kami hanya mampu  melakukan perbaikan keru­sakan jalan yang tidak terlalu parah.

Memang dibenarkan, aki­bat sering turun hujan pada minggu belakangan ini, ber­dampak terhadap aspal badan jalan di Kota Pariaman, tak ayal ada jalan yang mengalami kerusakan.

Membantu perbaikan jalan nasional yang rusak, sering dilakukan. Namun , terhadap perbaikan jalan rusak yang parah, tentu tidak sanggup. Terhadap hal ini,  kami   tetap mengajukan perbantuan ke pusat atau ke balai jalan di Padang.

Jalan nasional yang ada di Kota Pariaman, diantaranya dari Padang biriak-biriak, batas Kabupaten Padang Pariaman sampai Simpang Apar. Sementara , Simpang Apar sampai Simpang Lapai, jalan by-pass, statusnya jalan Kota.

Sedangkan  jalan jalur dua, dari Simpang Lapai ke Jem­batan Kurai Taji, stautsnya masih jalan nasional yang ada di Kota Pariaman.

Jalan yang mengalami ke­ru­s­akan di Kota Pariaman, Padang Biriak-Biriak ke Sim­pang Apar, rusaknya jalan itu ditandai dengan badan jalan yang berlubang-lubang. Dari Simpang Lapai,  menuju Jem­batan kurai Taji, badan jalan disini sebagian rusak parah.

Terhadap jalan berstatus nasional , yang rusak tentu penanganan oleh pusat, Depar­temen PU, walau berada di lingkungan kota, pena­nga­nanya maih tetap pusat, pihak kota sifatnya hanya membantu menangani sementara per­baikanya.

“Kamai,  usahakan ke pusat untuk perbaikan jalan nasional yang ada di Kota Pariaman, terhadap jalan yang rusak parah itu,” kata Muliawan.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Sumbar Butuh Tambahan Vaksin Covid-19

Minggu, 25 Juli 2021 | 18:40 WIB
X