Dibutuhkan Keseimbangan Barat dan Timur

- Rabu, 25 Februari 2015 | 19:38 WIB

Selanjutnya, Muzwar M (Sekda Kota Padang Panjang), Kombes (Pu­rn) Irdam Syam, Ryan Diofella (pe­ran­tau Jakarta), Pare Anis (Wali Nagari Tanjung), Basrizal Dt Rang­kayo Basa (mantan anggota DPRD Tanah Datar) dan B Dt Tuo (anggota DPRD Sumbar dari PAN).

Meski pesta rakyat untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar akan berlangsung Desember 2015, namun mereka sudah mulai mencari dukungan ke partai politik maupun ke tengah masyarakat.  Ketua KAN Bati­puh Baruh, Sy. Dt Sarian men­jawab Haluan kemarin menyebutkan, Pe­milukada Tanah Datar merupakan ajang penentuan pimpinan Luhak Nan Tuo lima tahun kedepan.

Hanya saja dia meminta agar pa­sangan bupati dan wakil bupati kedepan harus seimbang antara wilayah Timur dan wilayah Barat. Apalagi wilayah Barat meliputi Kecamatan Batipuh, Batipuh Sela­tan dan Kecamatan X Koto, ter­masuk Kecamatan Pariangan, yang me­rupakan penentu karena me­miliki jumlah penduduk yang signifikan.

Hal serupa juga diungkapkan B Dt Tuo. Dia meminta agar perim­bangan sosok pimpinan Tanah Datar ke depan merupakan pasangan wila­yah Timur dan Barat. Selama ini sangat dirasakan adanya ketim­pangan pembangunan dan para Kepala SKPD akibat di­dominasi dari wilayah Timur saja. “Saya minta agar wilayah Barat menjadi perhatian serius dalam menentukan pimpinan daerah Tanah Datar di masa datang. Jangan hanya didominasi oleh wi­layah Timur saja,” kata B Dt Tuo disela acara Musren­bang Batipuh Senin lalu.

Musmaizer Dt Gamuk, mantan anggota DPRD Sumbar dari Partai Golkar yang sudah hijrah ke Partai Hanura menjawab Haluan ke­marin menyatakan, dirinya ter­panggil untuk mendaftarkan diri sebagai kandidat bakal calon butai karena memikirkan keseim­bangan pem­bangunan antara wilayah Ti­mur dan wilayah Barat. (h/one)

Editor: Administrator

Terkini

Manajemen PLN UIW Sumbar Kunjungi PLTM Salido Kecil

Senin, 25 Oktober 2021 | 09:07 WIB

Bupati Sutan Riska Disambut Hangat di Sumatera Selatan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 23:09 WIB
X