Bangun Tigo Nagari, Pemkab Siapkan Rp 20 M

- Kamis, 26 Februari 2015 | 19:02 WIB

Tahun lalu, Kecamatan Tigonagari mengantongi Rp30 miliar dari APBD Pasaman dan sumber dana lainnya un­tuk membangun infra­struktur di kecamatan itu. “Kita ingin pembangunan ini merata ke seluruh kecamatan. Lubuk­sikaping lebih banyak di­bangun dengan dana Pusat dan Provinsi, sedangkan dana APBD itu dibagi rata untuk membangun 12 kecamatan yang ada di Pasaman,” terang Bupati Benny Utama.

Perkembangan Kecamatan Tigonagari sangat cepat. Di pasar-pasar tradisional sudah berdiri ruko-ruko yang menye­diakan kebutuhan masyarakat setempat. Akses pun telah diperbaiki. Jalan malampah yang selama ini sempat dan buruk, perlahan diperlebar dan hotmik. Direncanakan tahun ini, jalan malampah selesai diperlebar dan hotmik.

Menurut Bupati, pem­ba­ngu­nan pasar semi modern sangat diprioritaskan. Keca­matan yang kaya dengan perke­bunan sawit masyarakat itu, sangat tinggi peredaran uang. Karena itulah, fasilitas pasar perlu diperbaiki.

“Pembangunan pasar harus tuntas demi memacu per­tum­buhan ekonomi masya­rakat. Salah satu wujud pere­ko­no­mian kerakyatan adalah pem­bangunan pasar yang layak, karena pasar merupakan tem­pat berkumpulnya semua lapi­san masyarakat untuk menjual dan membeli semua kebu­tuhan masing-masing,” terang Bupati.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pasaman, Ewilda mengatakan, pembangunan insfratruktur untuk Kecamatan Tigonagari yang bersumber melalui pe­ngangg­aran Dinas Pekerjaan Umum, meliputi peningkatan jalan, pembangunan jembatan, rehabilitasi jembatan, peme­liharaan berkala ruas jalan, perbaikan dan peme­liharaan jaringan irigasi, perbaikan alur sungai, dan lanjutan pemba­ngunan pasar semi modern Ladang Panjang.

Untuk kegiatan fisik di Bidang Bina Marga DPU, telah disediakan anggaran sebesar Rp13,8 miliar dengan kegiatan yakni, peningkatan jalan ruas Ladang Panjang-Taratang Tung­gang sebesar Rp700 juta, peningkatan jalan ruas Ladang Panjang-Padang Tinggi Rp700 juta, peningkatan jalan lingkar Jorong Bukit Lintang (1,5 km) Rp1 miliar, peningkatan jalan ruas Malampah-Durian Gunjo Rp700 juta.

Selanjutnya, peningkatan jalan ruas Kampung Anau-Padang Tanjung Rp700 juta, pembangunan jembatan ba­tang Fatimah Malampah Rp2,3 miliar, Rehabilitasi Jembatan gantung Alahan Panjang (80 meter) Rp200 juta, peme­liharaan berkala ruas jalan Malampah-Kampung Kajai (2 km) sebesar Rp2 miliar, peme­liharaan berkala ruas jalan Ladang Panjang-Binjai (2,5 km) sebesar Rp2,5 miliar, dan pemeliharaan berkala ruas jalan kampung Tanjung-Kam­pung Kadok (2 km).

Untuk kegiatan pada Bi­dang Pengairan DPU, diang­garkan sebesar Rp2,475 mi­liar, yang meliputi, perbaikan dan pemeliharaan jaringan irigasi di Bandar Pauh Gadang Rp375 juta, Batang Kasok Rp350 juta, Ujung Karang Rp400 juta, Bandar Muntia Rp350 juta, perbaikan alur Sungai Batang Liek Rp350 juta, serta perbaikan alur su­ngai Batang Timah Rp650 juta.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Genius Umar Tinjau Proyek Infrastruktur di 3 Desa

Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:38 WIB

Ini Pemenang Desain Batik Padang Pariaman

Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:04 WIB

Update Covid-19 di Bukittinggi, Satu Meninggal

Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:19 WIB

Gratifikasi yang Mesti Dipahami ASN

Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:17 WIB

Wako Padang Panjang: Jadilah Pemuda yang Serba Bisa

Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:06 WIB
X