Segera Operasikan Pasar Semi Modern

- Jumat, 27 Februari 2015 | 19:34 WIB

Hal itu diungkapkan Frak­si Restorasi Nurani Indonesia dalam rapat paripurna pan­dangan umum anggota terha­dap Nota Ranperda yang mem­­bahas Perubahan ke 4 atas Perda Kota Solok No 1 tahun 2005 tentang Kedu­dukan Protokoler Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Solok yang dibacakan Yoserizal SH di Solok.

“Pedagang sudah terlalu lama diberikan harapan palsu. Pemko selalu mengeluarkan pernyataan akan meresmikan pasar semi modern. Namun kenyataannya, sudah hampir dua tahun sejak selesai diba­ngun, pasar itu tak juga kunjung diresmikan. Saat ini kami minta jawaban yang pasti, kapan sebenarnya pasar yang telah menelan biaya Rp17,5 milliar itu bisa diresmikan,” ujar Yoserizal SH.

Lebih jauh Yoserizal me­nga­ta­kan, keberadaan pasar mo­dern itu saat ini sangat mem­prihatinkan. Sudah ter­jadi kerusakan di beberapa bagian bangunan megah ini. Parahnya lagi tangga masuk pasar itu dipenuhi sampah dan menim­bulkan bau tak sedap. Sampah yang berserakan di tangga itu sangat merusak pemandangan, sekaligus men­ciderai Kota Solok sebagai kota Adipura.

Dikatakannya, semestinya Pemko Solok tidak membiar­kan pasar itu melapuk dan menjadi WC umum gratis. Pemko harus memberikan kesempatan ke­pada pedagang yang berjulan di kios kios penampungan untuk menik­mati pasar itu. Dengan demi­kian, kebutuhan pedagang akan tempat usaha yang nya­man terpenuhi dan daerah akan dapat pula meningkatkan PAD  dari sewa kios.

Pasar modern itu, kata Yoserizal, apabila diope­rasi­kan akan bisa mengurangi kesemerautan pasar. Karena selama ini, kios penampungan juga memiliki andil terhadap kesemerautan pasar. Dengan dioperasikannya pasar semi modern, maka seluruh peda­gang yang ada di kios penam­pungan dan lapak penam­pungan akan pindah ke pasar semi moderen. Dan pasar kem­bali normal sperti semula.

“Pasar semi modern ini memiliki 111 kios dan 114 meja atau lapak. Sementara pedagang yang berdagang di kios penampungan hanya 87 pedagang. Artinya pasar semi modern itu apa bila dimam­faatkan akan mampu menam­pung seluruh pedagang yang ada di kios penampungan,” kata Yoserizal.

Sementara itu, Kepala Di­nas Pasar Kota Solok, Fidly­wendi Alfi, usai rapat pari­purna mengatakan, pasar semi modern itu memang akan dioperasikan dalam waktu dekat. Saat ini pihaknya sedang membuka pendaftaran bagi pedagang yang berminat me­nem­pati kios dan lapak yang ada di pasar semi modern itu.

“Kali ini Pemko Solok tidak sedang memberi hara­pan. Tapi benar-benar akan meresmikan pasar itu. Seka­rang sudah dibuka pendaftaran bagi pedagang yang berminat menempati kios dan lapak. Setelah itu baru ditentukan harga harga sewa kios melaui Perwako,” ujar Fidlywendi Alfi. (h/eri)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Sumbar Butuh Tambahan Vaksin Covid-19

Minggu, 25 Juli 2021 | 18:40 WIB
X