Pemkab Dharmasraya Lelang Dua Jabatan Eselon II

- Minggu, 1 Maret 2015 | 18:47 WIB

Dijelaskannya, pelelangan jabatan merupakan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Peraturan Menteri Pendayagunaan Apa­ratur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 13 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pengi­sian Jabatan Tinggi Secara Terbuka di Lingkungan Ins­tansi Pemerintah dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 821.22/5992/SJ tang­gal 29 Oktober 2014 tentang Pengangkatan dan Pem­ber­hentian Jabatan Pimpinan Tinggi di Lingkungan Peme­rintah Propinsi dan Kabu­paten/Kota.

Karena ada dua jabatan eselon II yang masih kosong di lingkungan Pemkab Dhar­masraya dan akan segera di isi yaitu Kepala Badan Pem­ber­dayaan Masyarakat, Lembaga-Lembaga Nagari Pem­berda­yaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPML2NPP dan KB) dan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pemba­ngunan, maka kata mantan Wakil Walikota Payakumbuh ini, Pemkab melalui timsel akan melakukan seleksi peja­bat yang mendaftar nantinya.

Dalam seleksi tersebut, ia sebagai Ketua timsel bersama timsel lainnya yang berasal dari Kemkab Dharmasraya hanya sebagai fasilitator dalam seleksi, sedangakn faktor pe­nentu lebih besar oleh timsel dari independen yaitu sebesar 55 persen, jadi dalam seleksi nan­tinya, kemampuan dan hasilnya tidak perlu diragukan lagi.

Ketika ditanya Haluan apakah nuansa politisnya da­lam penentuan nanti tidak berpengaruh, ia menegaskan, bahwa tingkat porsentase da­lam seleksi lebih besar diten­tukan oleh timsel independen, artinya nuansa politis dan interpensi sangat kecil sekali.

Karena dalam nominal angka akan dipertanyakan oleh timsel independen, apabila timsel memberikan angka sembilan misalnya kata Benny Mukhtar, maka angka tersebut harus ada argumentasinya, begitu pula apabila timsel memberikan angka enam, maka angka enam tersebut juga harus punya alasan.

Begitu pula Haluan mem­pertanyakan posisi camat yang tidak ada di isi oleh pejabat yang berlatar belakang peme­rintahan seperti di daerah lain, karena di Pemkab Dhar­mas­raya hanya satu camat yang pendidikannya berbau peme­rintahan dan tidak sepenuhnya berlatar belakang pemerin­tahan, padahal ada pejabat di lingkup Pemkab Dharmasraya berlatar belakang peme­rinta­han dan sudah memenuhi pers­yaratan dan bahkan sudah tamat S2 pemerintahan yang tidak di dudukan pada posisi camat.  (h/mdi)

Editor: Administrator

Terkini

Pemkab Pasbar Dukung Pembangunan Rumah Bersubsidi

Sabtu, 25 September 2021 | 18:40 WIB

Ratusan Ibu-ibu di Solok Dapat Bantuan Hortikultura

Sabtu, 25 September 2021 | 17:55 WIB

Sumbar Siapkan Dana Pendamping untuk Dua TPA

Sabtu, 25 September 2021 | 14:33 WIB

Buruan, Pendaftaran Calon Uda Uni Solsel Sudah Buka

Jumat, 24 September 2021 | 19:12 WIB
X