Mulai Lirik Docking Kapal Pessel

- Senin, 2 Maret 2015 | 19:17 WIB

Dinas Kelautan dan Peri­kanan Pessel menurut Yendi hanya mengutip biaya sebesar Rp1 juta untuk kapal mewah itu. “Tentu kita berharap doc­king kapal PPI Kambang men­ja­di pilihan utama pemilik kapal pesiar lainnya,” ucapnya.

Docking dan bengkel kapal PPI Kambang saat ini meru­pakan yang terbesar di Suma­tera Barat. Docking ter­se­but mampu mengangkat kapal de­ngan berat 25-30 ton, mele­bihi docking Bungus yang ha­nya bisa mengangkat kapal 15 ton.

Sementara Bupati Pessel menyebutkan, docking yang dimiliki Pessel merupakan peratan terbaru. Peralatan bernilai milyaran rupiah terse­but dioperasikan dengan me­sin. Pada dermaga dibuatkan tempat khusus kapal dan doc­king, kemudian kapal berada tepat di bawah alat lalu kemu­dian siap mengangkat kapal dan dibawa ke bengkel.

“Jadi dengan adanya doc­king ini, nelayan Pessel dan pemilik kapal telah dapat merawat kapalnya di sini. Jadi pemilik kapal tidak perlu me­nge­luarkan biaya besar untuk perawatan kapal. Bahkan di sini dilengkapi pula dengan sebuah ruangan yang dapat menampung beberapa kapal,” ungkapnya.

Nasrul Abit menam­bah­kan, Pesisir Selatan memiliki 2.000 unit kapal dan selama ini untuk keperluan docking harus ke daerah lain dan berbiaya besar. Untuk satu kali angkat rata- rata pemilik kapal mero­goh kocek hingga Rp2 juta, itupun harus antre dan me­nung­g­u lama. Lalu dengan adanya docking kapal, biaya itu bisa ditekan oleh nelayan.

Dia menambahkan, PPI Kambang akan menjadi Unit Pelaksana Teknis Dinas (UP­TD) Kelautan dan Perika­nan. Upaya itu dilakukan supaya pengelolaan PPI Kam­bang se­suai dengan harapan masya­rakat dan fasilitas yang ada bisa be­r­ma­n­faat sebagai­mana mestinya.

Dia menyebutkan, docking kapal dan fasilitas yang ada di PPI harus dikelola secara baik. Dengan jumlah kapal banyak, tentu perlu pengelolaan yang sesuai dengan standar penge­lolaan dermaga dan perbeng­kelan di tempat lain.

“Dengan kemampuan me­ngangkat kapal yang besar tentu docking disini nantinya juga bakal diminati pemilik kapal diluar Pessel. Ini meru­pakan peluang sekaligus tanta­ngan bagi pengelola kedepan­nya,” katanya. (h/har)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Genius Umar Tinjau Proyek Infrastruktur di 3 Desa

Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:38 WIB

Ini Pemenang Desain Batik Padang Pariaman

Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:04 WIB

Update Covid-19 di Bukittinggi, Satu Meninggal

Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:19 WIB

Gratifikasi yang Mesti Dipahami ASN

Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:17 WIB

Wako Padang Panjang: Jadilah Pemuda yang Serba Bisa

Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:06 WIB

Dinkes Padang Pariaman Gelar KIE Keamanan Pangan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 10:58 WIB
X