aSebagian Aktivits Pusat Kota Pindah ke Pinggiran

- Rabu, 4 Maret 2015 | 18:47 WIB

Walikota Riza Falepi, da­lam tatap muka dihadapan belasan wartawan yang ber­tugas di Luak Limopuluah, Selasa (3/4) me­nga­takan, Pem­ko sudah punya komitmen untuk mengalihkan sebagian aktivitas di pusat kota untuk dibawa kepinggiran, ter­masuk di tepian batang Agam sebagai aktivitas perdagangan dan wisata. Walikota tak ingin sungai Batang Agam seperti Kali Ciliung, sebut Riza.

Khusus untuk membenahi tepian sungai Batang Agam, pertengahan tahun lalu, Wali­kota Riza Falepi sudah menan­datangani Nota kese­pahaman antara Pemko Payakumbuh dengan Kementerian PU yang ditandatangani Menteri PU Djoko Kirmanto waktu itu, Dirjen Sumber Daya Air Ke­men­terian Pekerjaan Umum, Dr. Ir. Mohamad Hasan, Dipl. He, dan Walikota Payakum­buh Riza Falepi, ST, MT.

Rencananya, pem­ba­ngu­nan jalan dikedua sisi Sungai Batang Agam, mulai dari Balai Panjang di Kecamatan Paya­kumbuh Selatan, sampai ke perbatasan Kabupaten Lima­puluh Kota, di Kelurahan Kotopanjang Payobasung di Payakumbuh Timur. Sungai Batang Agam salah satu sungai yang melintas di tengah kota Payakumbuh dan akan mem­berikan multiplayer effect jika ditata dan dikelola secara komprehensif.

Tekad Pemko untuk men­jadikan Sungai Batang Agam sebagai halaman depan bagi Kota Payakumbuh, kawasan wisata, dan sumber potensi lainnya merupakan impian untuk masa depan dan dapat terwujud melalui dukungan penuh masyarakat Kota Paya­kumbuh, sebutnya. “Kita fo­kuskan penataan kawasan su­ngai Batang Agam dan Penge­lolaan Air baku,”ujarnya.

Selain itu pinggiran kota yang dilirik untuk pe­ngem­bangan kawasan per­dagangan dan pusat pertumbuhan eko­nomi baru adalah Bukit Pan­jang Patah Sambilan di Kelu­rahan Padang Alai, Kecamatan Paya­kum­buh Timur. Kon­sepnya, membangun kawasan pertanian di tengah kota atau Agropolitan.

Pasangan Walikota Pa­yakumbuh Riza Falepi dan Wawako H. Suwandel Much­tar, juga punya keinginan untuk melanjutkan pembangunan di kawasan Bukik Patah Sam­bilan itu. Karena, menurut walikota, puluhan hektar ham­paran padang luas di daerah setempat, cukup bagus untuk dikembangkan buat lahan per­tanian dan peternakan. (h/zkf)

Editor: Administrator

Terkini

Baznas Agam Targetkan Zakat Rp11 Miliar Tahun 2022

Kamis, 21 Oktober 2021 | 08:16 WIB
X