Ranperda Nagari Perlu Disempurnakan

- Jumat, 6 Maret 2015 | 19:01 WIB

Dikatakan, berbagai masukan tersebut, diharapkan dapat memperkaya wawasan komisi I dalam penyempurnaan Ranperda tentang Nagari. Masih untuk penyempurnaan produk hukum tersebut, dewan propinsi juga berencana mengundang bupati dan walikota serta DPRD se-Sumatera Barat untuk ber­dialog. Ranperda ini harus betul-betul sem­purna karena produk hukum ini menyangkut kehidupan masyarakat di Sumbar.

Tenaga Ahli DPRD Sumbar, Rusdi Lubis juga menyampaikan, saat ini dewan tengah melakukan pendalaman pembahasan Ran­perda tentang Nagari agar setelah menjadi Peraturan Daerah (Perda) nantinya benar-benar berlaku dan dapat dilaksanakan. “Ranperda ini perlu didiskusikan bersama agar nantinya bisa dilaksanakan,” ucap mantan Sekdakab Limapuluh Kota itu.

Menurut dia, keluarnya Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang desa, mem­berikan kesempatan bagi daerah untuk me­ngatur dan mengurus kehidupan masyarakat hukum adat dan pengurusan wilayah ma­syarakat hukum adat. Hal itulah yang menjadi motivasi dikeluarkannya Ranperda yang mengatur tentang nagari tersebut.

Sebelumnya Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo dalam sambutannya juga berharap dialog tersebut benar-benar memberikan masukan bagi penyempurnaan Ranperda tentang Nagari demi terwujudnya harapan adat basandi jo sara’, sara’ basandi kitabullah. Turut hadir dalam kesempatan itu sejumlah kepala SKPD, LKAAM Limapuluh Kota, Wali Nagari dan berbagai elemen masyarakat lainnya. (h/zkf)

Editor: Administrator

Terkini

Manajemen PLN UIW Sumbar Kunjungi PLTM Salido Kecil

Senin, 25 Oktober 2021 | 09:07 WIB

Bupati Sutan Riska Disambut Hangat di Sumatera Selatan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 23:09 WIB
X