Peternak Pessel Dibekali dengan Pelatihan

- Jumat, 6 Maret 2015 | 19:02 WIB

Menurutnya, ada kecen­derungan pemilik ternak me­lepaskan sapi begitu saja dan berkeliaran dengan bebas. Selain merugikan peternak, kebiasaan seperti ini juga sangat mengganggu.

“Padahal jika dikelola de­ngan baik, usaha peternakan sangat menjanjikan. Diber­bagai daerah, usaha peternakan berkembang dengan baik. Jadi cara beternak yang baik inilah yang akan dikembangkan di Pessel,” katanya.

Supaya peternak tidak rugi, lanjutnya, Pemkab perbaiki tata niaga ternak sapi. Per­baikan tata niaga sapi ini juga untuk mengantisipasi punah­nya sapi khas Pasisie. Untuk tujuan perbaikan tata niaga ternak sapi tersebut, Dinas Peternakan Pessel memberla­ku­kan aturan ketat terhadap sapi yang akan dijual.

Nuzirwan menyebutkan, sapi khas Pasisie adalah salah satu plasma nutfah yang perlu dilestarikan, maka kewajiban warga peternak untuk menjaga ternak itu tetap lestari. Semen­tara dari sisi regulasi, perlin­dungan terhadap sapi khas Pasisie ini memang belum ada.

“Namun untuk mengan­tisipasi kepunahan dapat dila­ku­kan dengan memperbaiki tata niaga sapi Pasisie. Selain harus ada surat keterangan dari walinagari, yang terpenting dilakukan adalah dengan meng­optimalkan peran pe­nyuluh,” katanya.

Dikatakannya, peternak sebelum menjual sapinya ter­lebih dahulu berkonsultasi dengan petugas PPL untuk memastikan ternak yang akan dijual keluar daerah atau untuk kebutuhan pemotongan tidak dalam keadaan bunting. “Lalu petugas juga diminta lebih proaktif melakukan peman­tauan dan pendataan terhadap sapi bunting,” katanya.

Selanjutnya Pessel juga memberlakukan penjualan sapi atau perdagangan sapi melalui Pasat Ternak Le­nga­yang yang berada di Pulai Lakitan. Pasar Ternak Lenga­yang juga memiliki kekhasan yakni menyediakan sapi Pa­sisie sebagai produk utama. “Sapi Pasisie merupakan plas­ma nutfah yang telah diakuai tingkat nasional dan bahkan dunia. Maka untuk memenuhi permuintaan konsumen, Pasar Ternak Lengayang harus selalu menyediakan ternak tersebut setiap saat,” katanya.

Dia menyebutkan, dengan dijadikannya sapi Pasise seba­gai jualan unggulan di Pasar Ternak Lengayang juga dise­babkan tingginya permintaan. Ternak tersebut telah menda­pat tempat dihati masyarakat, baik untuk kebutuhan potong mau­pun pembiakan. Selain itu, sapi Pasisie digemari disebab­kan angka mortalitasnya bagus.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Kapolda Sumbar Buka Diktuk Bintara Polri TA 2021

Senin, 26 Juli 2021 | 21:45 WIB
X