Asah Batu Akik, Satpam Kehilangan Jari Manis

- Jumat, 6 Maret 2015 | 19:04 WIB

Wak­tu itu dirinya ingin meminjam mesin pengasah batu akik milik temannya, karena ada bahan batu akik jenis Lumuik Suliki yang didapatkan untuk dipotong dan diasah. Ren­cana­nya, bahan itu akan diasah menjadi dua bagian, satu untuk batu cincin dan satu lagi untuk kalung anaknya. Untuk menga­sah batu itu, Bafit mendatangi toko di ka­wasan Pasa Aua Tajung­kang Tangah Sawah milik temannya, yang lokasinya tak jauh dari rumahnya. Namun ketika tiba di toko yang dituju, ternyata temannya itu sudah tertidur di dalam toko.

Bafit yang sudah biasa nongkrong di toko tersebut langsung mengambil mesin batu asah lalu menghidup­kannya untuk memotong dan mengasah batu. Awalnya, saat pemotongan bahan menjadi dua, tidak terjadi apa-apa. Namun malang disaat akan mengasah batu tersebut, Bafit malah ditimpa petaka.

“Bahan batu akik itu saya potong menjadi dua, dan disaat pemotongan itu aman-aman saja. Tapi ketika saya ingin mengasah batu itu, ternyata batu itu terpental. Spontan tangan kiri saya ingin me­nyam­but batu yang terpental itu. Namun sial, jari manis kiri saya malah terjepit pada mesin batu asah yang sedang berpu­tar,” tutur Bafit, Jumat (6/3).

Teriakan Bafit yang kesa­kitan setelah tangannya terjepit pada mesin batu asah membuat temannya yang tertidur jadi tersentak. Kaget melihat keja­dian tersebut, temannya itu lalu membawa Bafit ke rumah sakit. (h/wan)

Editor: Administrator

Terkini

Baznas Agam Targetkan Zakat Rp11 Miliar Tahun 2022

Kamis, 21 Oktober 2021 | 08:16 WIB

Kapolda Sumbar Tinjau Vaksinasi Massal di Pasaman

Rabu, 20 Oktober 2021 | 20:50 WIB
X