Muzni Percaya Target untuk Solsel Tercapai

- Minggu, 8 Maret 2015 | 19:44 WIB

Terakumulasi sebanyak 228 keltan dalam kegiatan percepatan swasembada pa­ngan di Solsel dengan total anggaran Rp 11,739 miliar, yang membutuhkan dukungan yang kuat dari Pemkab Solsel dalam perencanaan, pelaksa­naan dan pengawasan serta evaluasinya sehingga sasaran yang diharapkan tercapai.

Demikian disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dalam kegiatan Pencanangan Gerakan Tanam Padi Serentak di Kampus Wid­ya­swara, Sungai Pagu, Solsel, Jumat (6/3). Kegiatan itu da­lam rangka percepatan swa­sem­bada pangan di Sumbar.

“Sasaran produksi padi Kabupaten Solsel tahun 2015 sebesar 145 ribu. Angka se­men­tara tahun 2014, produksi padi mencapai 133 ribu ton gabah kering giling (gkg), yang diharapkan  meningkat 9 per­sen. Sebagai salah satu sentra produksi jagung di Sumbar, Solsel diharapkan dapat me­ning­katkan luas tanam men­capai 10 ribu ha pada tahun  2015 dengan target produksi 65 ribu ton pipilan kering. Selain dukungan APBN melalui ke­gia­tan GP-PTT jagung akan dialokasikan juga bantuan benih dan pupuk dari APBN Perubahan 2015 yang segera akan direalisasikan,” ujar Ir­wan.

Ia menyampaikan, semua upaya tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak terkait karena tidak akan mu­ng­kin target sebesar itu mampu dilakukan sendiri oleh jajaran Pertanian Tanaman Pangan, baik di provinsi mau pun di kabupaten/kota. Ia berharap dukungan Pemkab Solsel be­ser­ta semua instansi terkait dan stakeholder, berperan aktif sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing sebagai tim kerja yang solid.

“Saya mengharapkan ke­gia­tan ini juga dilaksanakan di seluruh kecamatan dalam men­dukung percepatan penca­paian target produksi 3 juta ton di tahun 2017 di Sumbar. Pencanangan gerakan tanam padi serentak ini dimaksudkan untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa kita diberi target produksi padi dan jagung untuk percepatan swasembada pangan yang dibebankan kepa­da daerah ini sebagai sentra produksi padi dan jagung de­ngan berbagai fasilitas pendu­kung yang membutuhkan par­ti­sipasi aktif dari ma­syarakat sebagai pelakunya,” harap Irwan.

Ia menuturkan, pemba­ngunan ekonomi di Sumbar didominasi oleh pembangunan sektor pertanian dengan sum­bangan terhadap Produk Do­mes­tik Regional Bruto (PDRB) sebe­sar Rp 23,01 persen. Duku­ngan usaha perta­nian tanaman dan holtikultura cukup besar dan berkembang baik serta banyak menyentuh kehidupan rumah tangga peta­ni, baik di pedesaan mau pun perkotaan terkait sumbangan terhadap PDRB tersebut.

Sementara itu, Bupati Sol­sel, Muzni Zakaria menga­takan, sasaran produksi padi Solsel tahun 2015 sebesar 150.112 ton dengan target tanam 26.000 ha. Untuk tahun 2016, target produksi 153.115 ton dengan target tanam 26.480 ha. Sedangkan untuk tahun 2017, target produksi 159.005 ton dengan target tanam 26.560 ha.

Untuk mencapai sasaran produksi tersebut, kata Muzni, kegiatan yang akan dilaksa­nakan melalui anggaran tugas pembantuan tahun 2015 dari Kementerian Pertanian sebe­sar Rp 11.935.000.000.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Wabup Padang Pariaman Buka Rakor Gabungan GOW dan OPD

Senin, 25 Oktober 2021 | 22:50 WIB

Dua Pasien Covid-19 Agam Dilaporkan Sembuh

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:10 WIB

Fadil dan Putri Jadi Uda-Uni Kota Padang Panjang 2021

Senin, 25 Oktober 2021 | 18:10 WIB

Nagari Campago Padang Pariaman Cairkan BLT DD Besok

Senin, 25 Oktober 2021 | 16:24 WIB

Ir. Jetson, MT Dilantik jadi Pj Sekda Agam

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:42 WIB
X