Museum Penjara Orang Rantai Segera Dibangun

- Senin, 9 Maret 2015 | 18:55 WIB

Untuk renovasi fisik telah dianggarkan dana sebesar Rp 450 juta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, dan untuk interiornya telah dianggarkan dana sebesar Rp 50 juta.

“Sementara Kantor Permuseuman dan Peninggalan Bersejarah sendiri saat ini telah mem­persiapkan item-item yang akan di­pajang di Museum Orang Rantai, termasuk item untuk ruang diorama,” kata Evrinaldi, Kepala Kantor Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman kota Sawahlunto kepada Haluan.

Penjara orang rantai tersebut merupakan salah satu lubang tambang yang telah lama tak lagi difungsikan, namun kondisi ba­ngunan bekas penjara orang rantai saat ini kontruksinya masih kokoh.

Penjara orang rantai adalah saksi pe­dihnya kehidupan bangsa Indonesia di zaman penjajahan Belanda yang dipaksa bekerja untuk keuntungan kolonial penjajah, dan bagi orang pribumi yang tidak me­nerima kebijakan kerja paksa itu dan menunjukkan pemberontakan, maka dima­sukkan kedalam penjara-penjara rantai ini. tidak sekedar dikurung saja tetapi juga dipaksa bekerja di lubang-lubang tambang yang pengap sebagai siksaannya.

“Melalui museum ini nantinya kita ingin menggambarkan betapi pedihnya kehi­dupan masa lalu di Sawahlunto, dengan mengetahui sejarah tersebut diharapkan menjadi pembelajaran bagi generasi seka­rang dan dapat mebingkatkan rasa cinta tanah air kepada pengunjung nantinya,” tutur alumnus Unpad ini.

Namun regulasi lahan yang berada di dalam areal Balai Diklat Tambang Bawah Tanah sedikit menjadi kendala dalam perizinan bagi pemerintah kota untuk melakukan pendirian bangunan itu.

“Saat ini kita masih melakukan negosiasi dengan pihak terkait, bagaimana per­janjiannya apakah pinjam pakai atau sewa pakai, kita lihat perkembangannya nanti,” ungkapnya.(h/mg-rki)

Editor: Administrator

Terkini

Anak Usia 7-13 Tahun Berisiko Tinggi Stunting

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:12 WIB

Batu Kambiang Agam Vaksinasi 370 Warganya

Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:33 WIB

108 Hektare Lahan Sumbar tak Ada Kejelasan Hukum

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:45 WIB

Bupati Agam Hadiri Maulid Nabi di Nagari Malalak Barat

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:24 WIB

Terpopuler

X