Jalan Nasional Solok-Bukittinggi Rawan Macet

- Senin, 9 Maret 2015 | 19:00 WIB

Ruas jalan Solok-Bukt­tinggi merupakan padat ken­daraan, baik kendaraan pri­badi, angkutan umum dan truk bertonase tinggi, ketika me­lewati pasar Ombilin dan Pitalah hanya bisa dilewati 1 kendaraan, artinya harus buka tutup akibat banyak pedagang yang memakan badan jalan berjualan. Menyempitnya jalan juga diperparah dengan ba­nyak­nya kendaraan yang parkir seenaknya, termasuk ken­dara­an roda dua.

Akibat sistim parkir yang tidak teratur memperparah kemacetan, bahkan Haluan yang dalam perjalanan juga terjebak macet karena 2 truk yang berlawanan arah tidak bisa lewat saat berada di pasar Pitalah, Tidak ada petugas yang mengatur lalu lintas dikawasan pasar itu, kecuali hanya juru parkir dan pemilik mobil dengan sukarela turun tangan membantu supaya  ke­macetan bisa teratasi.

“Disini tidak ada petugas Polantas yang turun ke la­pangan mengatur lalu lintas, mungkin hari minggu jadi petugas libur, pada hal Pos polisi di Ombilin sangat dekat dan juga ada polisi lalu lintas, tapi entah mengapa mereka hanya di pos saja,” terang beberapa warga di lokasi pada Haluan.

Terlepas dari semua itu, pengemudi sangat berharap pada Pemda Kabupaten Tanah Datar maupun polisi agar bisa menatur lalu lintas di hari pasar untuk menghindari ke­macetan, sejalan dengan itu Pemda Kabu­paten Tanah Da­tar hendaknya melakukan per­luasan pasar agar jalan utama tidak dijadikan tempat berjualan.

Perluasan pasar sangat me­m­­bantu mengatasi ke­macetan dan mensterilkan jalan dari parkir liar dan pangkalan ojek roda dua, dengan demikian arus lalu lintas Solok-Bukit­tinggi lancar. (h/alf)

Editor: Administrator

Terkini

Tiga Nama Mencuat Jabat Sekdakab Solok Selatan

Rabu, 4 Agustus 2021 | 23:29 WIB
X