Masyarakat Pematang Tinggi Minta Pengaspalan Jalan

- Rabu, 11 Maret 2015 | 19:29 WIB

Menurut Boneh, jalan dari Simpang Patai menuju Pema­tang Tinggi memiliki panjang sekitar 2 km. Pada APBD-P 2014 lalu jalan tersebut telah diaspal se­panjang 300 meter. “Sepanjang 1,7 km masih me­nunggu untuk diaspal,” ujar Boneh.

Diungkapkan Boneh, jalan dari Simpang Patai menuju Pematang Tinggi telah lama dibuka dan baru disentuh oleh aspal pada 2014 lalu, itupun hanya 300 meter.

Akibat belum diaspalnya jalan tersebut, sangat menyu­litkan kendaraan bermotor untuk masuk. “Jangankan mo­b­il, kendaraan roda dua saja sulit untuk masuk,” jelas Boneh.

Dikatakan Boneh, kalau jalan ini diaspal, maka akan mampu meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Karena selama ini, biaya transportasi hasil pertanian lebih mahal dibanding nilai jualnya.

Dicontohkan Boneh, saat ini harga kelapa mencapai Rp2.200/butir. Sementara itu di Pematang Tinggi, kelapa petani hanya seharga Rp1.200/butir.

Disamping mampu me­ning­katkan nilai jual hasil pertanian. Dengan pengaspalan itu juga mampu meningkatkan semangat bekerja para petani. “Dengan pengaspalan, lahan lahan kosong akan jadi pro­duktif,” ujar Boneh.

Untuk itu, Boneh atas na­ma masyarakat, berharap agar pengaspalan tersebut dilan­jutkan tahun ini. (h/ded)

Editor: Administrator

Terkini

7 Fraksi DPRD Solsel Sepakati Ranperda RPJMD 2021-2026

Rabu, 22 September 2021 | 14:11 WIB

DPMD Kota Pariaman Siap Fasilitasi Desa Dirikan BUMDes

Selasa, 21 September 2021 | 22:10 WIB

PLN Mobile Goes to School di MAN 1 dan 2 Bukittinggi

Selasa, 21 September 2021 | 11:47 WIB

Pembangunan Reservoar di Pariaman Dimulai

Selasa, 21 September 2021 | 11:28 WIB
X