Masyarakat Kurang Mampu Diberi Bantuan Modal Usaha

- Kamis, 12 Maret 2015 | 19:08 WIB

Selain menyalurkan dana pinja­man bagi pelaku Usaha Kecil dan menengah (UKM). Pemko Solok juga mem­beri­kan berbagai pelatihan yang sifatnya mendidik masyarakat untuk maju dan memiliki kemam­puan dalam mengelola sebuah usaha secara lebih mandiri.

Walikota Solok Irzal Ilyas me­nga­takan, bantuan per­mo­dalan dibe­rikan dengan jumlah yang bervariasi sesuai tak­siran agunan dan jenis usaha.

Dana kredit mikro kali ini merupakan realisasi tahap XVIII, dengan jumlah dana sebesar Rp 145 juta, diterima oleh 83 keluarga kurang mam­pu. Besar pinjaman yang dibe­rikan disesuaikan dengan per­mohonan diajukan pene­rima, berdasarkan hasil survei pan­i­tia peneyelengara.

Untuk mendapatkan kredit mik­ro, kata Irzal, beberapa syarat utama harus dimiliki, seperti usaha sudah berjalan minimal enam bulan, ditam­bah dengan surat keterangan usaha dari kelurahan, perse­tujuan dari suami istri dan syarat formal lainnya serta laporan keuangan usaha.

“Kami berharap kelompok ma­sya­rakat kurang mampu itu mampu mengelola bantuan modal yang diberikan sehingga usaha yang digeluti bisa ber­kem­bang sesuai harapan,” ujar Irzal Ilyas.

Selain itu, katanya, secara prin­sip, tujuan dari penyaluran kredit mikro ini untuk me­ngan­tasi ke­miskinan serta efektifitas penya­luran pin­jaman ke keluarga sasaran. Se­men­tara itu kredit mikro juga dia­rahkan untuk me­ningkatkan pen­dapatan masya­rakat miskin melalui pem­berdayaan sosial eko­nomi.

Dengan adanya bantuan yang disalurkan kepada ma­syarakat maupun pelaku usaha mikro ini, diharapkan akan terjadi pertum­buhan eko­nomi masyarakat yang lebih baik. (h/eri)

Editor: Administrator

Terkini

Baznas Agam Targetkan Zakat Rp11 Miliar Tahun 2022

Kamis, 21 Oktober 2021 | 08:16 WIB

Kapolda Sumbar Tinjau Vaksinasi Massal di Pasaman

Rabu, 20 Oktober 2021 | 20:50 WIB
X