Anggota DPRD Pasaman Dilaporkan ke Jaksa

- Jumat, 13 Maret 2015 | 19:45 WIB

Menanggapi ini,  M menye­butkan ia telah dimintai keterangan oleh Kejaksaan Simpangempat ka­rena selaku warga negara, ia taat hukum. M melanjutkan, sewaktu pengadaan proyek pakaian Linmas tersebut dipajang di LPSE, dia yang memiliki perusahaan mengikuti proses tender sesuai prosedur yang berlaku.

“Semua prosedur lelang saya ikuti sesuai mekanismenya. Kalau mengenai perencanaan yang salah, itu bukan domain saya,” ujar M, saat dihubungi Haluan via telepon geng­gamnya.

M mengaku ikut main proyek, sebelum Pemilu Legislatif dilak­sanakan. Posisinya waktu itu adalah calon legislatif yang telah masuk DCT. “Proses lelang itu sudah selesai sebelum Pileg digelar. Kalau seka­rang, perusahaan saya sudah dialih­kan kepada adik saya,” terang M.

Kepala Kejaksaan Negeri Sim­pang Empat, Yudi Indra Gunawan, SH melalui Kasi Pidsus, Ihsan, membenarkan adanya laporan kasus dugaan korupsi tersebut ke kejak­saan. Saat ini masih dalam penye­lidikan.

Penelusuran Haluan melalui situs LPSE Pasaman Barat, penga­daan barang Pengadaan Pakaian Linmas Kejorongan dengan kode lelang 290301 yang terletak pada satuan kerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dengan pagu anggaran Rp1.584.000.000 dan terkoreksi dalam harga perkiraan sendiri (HPS) sebesar Rp1.257.548. 000 yang dimenangkan oleh CV Ditya dari 66 peserta lelang. (h/col)

Editor: Administrator

Terkini

Pemkab Pessel Salurkan Bantuan Pada Janda Lansia

Selasa, 26 Oktober 2021 | 13:10 WIB

Wabup Padang Pariaman Buka Rakor Gabungan GOW dan OPD

Senin, 25 Oktober 2021 | 22:50 WIB

Dua Pasien Covid-19 Agam Dilaporkan Sembuh

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:10 WIB

Fadil dan Putri Jadi Uda-Uni Kota Padang Panjang 2021

Senin, 25 Oktober 2021 | 18:10 WIB

Nagari Campago Padang Pariaman Cairkan BLT DD Besok

Senin, 25 Oktober 2021 | 16:24 WIB

Ir. Jetson, MT Dilantik jadi Pj Sekda Agam

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:42 WIB
X