Pemkab Pessel Segera Lakukan Eliminasi

Administrator
- Jumat, 27 Maret 2015 | 19:19 WIB

“Catatan kita, jumlah po­pulasi anjing di Pessel terus meningkat dari tahun ke ta­hun­nya. Kita khawatir terha­dap keselamatan masyarakat, dimana saat ini diprediksi perkembangan populasi anjing mencapai 20 ribu ekor di Pessel,” sebutnya.

Kegiatan peracunan anjing liar dilakukan secara rutin setiap tahunnya. Sedangkan tahun ini, sasaran utama (khu­sus) adalah daerah kawasan wisata. Kemudian juga pada daerah kasus rabies bila ter­jadi wabah oleh tim yang terdiri dari petugas kecamatan, petu­gas medis dan para medis PT Veteriner, TNI, Polri, anggota Porbi, masyarakat dan lainnya.

Sedangkan daerah yang rawan terhadap rabies, yaitu Kecamatan Bayang dan Keca­matan IV Jurai, Pessel, kemu­dian juga dilakukan penang­kapan anjing lepas oleh petu­gas Partisipasi  Desis Surva­i­lance Respont  (PDSR) de­ngan sasa­ran daerah keramai­an  seperti, pasar, halaman perkantoran dan daerah kawasan wisata.

Hewan (anjing) yang terja­ring oleh petugas, selanjutnya akan diberikan vaksinasi rabies sebelum diserahkan kepada pemiliknya. Sedangkan anjing yang tidak bertuan (tanpa pemilik), akan dilakukan auto­nasi, sebelum dilakukan eli­ma­si dan penangkapan anjing liar dilaksanakan sosialisasi Komonikasi Informasi Edu­cationa (KIE) terutama sasa­rannya para  pelajar SD, SMP, dan SMA sederajatnya, masya­rakat dan anggota Persatuan Buru Babi (Porbi) di Pessel.

Bagi masyarakat yang ter­kena gigitan  Hewan Pemba­wa Rabies (HPR), supaya segera mengunjungi Poskes­wan dan Puskesmas yang ada di daerah, guna pengobatan dan pencegahan tertularnya virus rabies yang mematikan, kepada masyarakat diimbau agar mengikat hewan pelihara­anya dengan tali agar tidak berkeliaran dan meresah­kan lingkungan masyarakat.

Bila ditemui anjing yang berkelaran disepanjang jalan, maupun pada daerah pemu­kiman penduduk, tim tidak akan segan-segan menangkap dan membunuhnya. Maka un­tuk mewujudkan lingkungan aman dan bebas dari rabies jelas menuntut kesadaran pe­mi­lik ternak supaya bisa me­me­liharan hewan pelihara­anya dengan baik. (h/mjn)

Editor: Administrator

Terkini

Kasus HIV/AIDS di Bukittinggi Turun

Rabu, 1 Desember 2021 | 21:30 WIB
X