Kapolda: Banyak Pola Rekrutmen ISIS

- Rabu, 8 April 2015 | 19:36 WIB

Item pertama, menyatakan bah­wa ISIS merupakan gerakan yang bertentangan dengan kaidah-kaidah Islamiyah dan agama yang berlaku di Indonesia, serta tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi kerukunan toleransi persatuan dan kesatuan umat serta gerakan ISIS yang dapat mengancam keutuhan dan kesela­matan masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pernyataan sikap pada item kedua menyebutkan, Pemerintah Provinsi Sumbar, seluruh tokoh agama, masyarakat dan pemuka adat dengan tegas menolak kehadiran dan keberadaan gerakan ISIS tersebut di seluruh wilayah NKRI.

Pernyataan sikap itu juga menga­jak dan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terha­sut/terprovokasi ataupun mengikuti gerakan tersebut dalam berbagai ben­tuk yang mengajak, membujuk atau­pun memaksa menjalankan pa­ham-paham radikalisme di In­donesia.

Masyarakat juga diimbau, apabila mengetahui/menemukan adanya informasi atau aktivitas gerakan ISIS tersebut di sekitar lingkungannya, agar segera melaporkan kepada aparat pemerintah atau petugas kepolisian setempat.

Tak hanya itu, kepada semua pihak juga diimbau untuk mela­kukan pencegahan dan penindakan terhadap gerakan ISIS agar tidak timbul dan berkembang di tanah air tercinta Indonesia, serta diharapkan tetap menjaga semangat persau­daraan serta memupuk persatuan dan kesa­tuan dalam kehidupan ber­masya­rakat, berbangsa dan berne­gara.

“Kalau ISIS inikan perge­rakan­nya hilang nyata, bilang nyata ya nyata, bilang nggak ya nggak. Dalam perekrutannya, itu tidak dapat dilihat secara langsung, karena perekrutan bisa menggunakan teknologi, baik melalui internet, maupun dalam bentuk yang lain, tapi bisa juga dilakukan secara langsung,” ujar Kapolda Sumbar Brigjen Pol Bam­bang Sri Herwanto seusai acara dialog interaktif, Rabu (8/4).

Menurut Kapolda, antisipasi gerakan ISIS patut disosialisasikan kepada masyarakat, agar seluruh masyarakat bisa waspada, karena tidak selamanya pemerintah dan aparatur pemerintah serta TNI/Polri bisa memantaunya secara langsung.

“Gerakan ISIS ini dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan tidak bisa dilihat masyarakat secara langs­ung, sehingga diperlukan upaya pencegahan secara nyata, agar selu­ruh lapisan masyarakat tidak mudah terhasut, tidak mudah terpengaruh, ini yang lebih penting. Oleh sebab itu, hari ini kita mengundang seluruh stakeholder, seluruh komponen bangsa dan masyarakat untuk bersa­ma-sama membangun komitmen agar tidak terjadi penyebaran ISIS di masyarakat kita,” ujar Kapolda.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Rusunawa Painan Belum Mampu Tampung Pasien Covid-19 

Selasa, 3 Agustus 2021 | 23:47 WIB

Besok, Ada Potensi Gelombang 4 M di Wilayah Ini

Selasa, 3 Agustus 2021 | 19:50 WIB

Pemprov Sumbar Bantu Lab Unand Mesin Real Time PCR

Selasa, 3 Agustus 2021 | 13:43 WIB

Wabup Agam dan 350 ASN Jalani Vaksinasi Dosis Kedua

Senin, 2 Agustus 2021 | 23:41 WIB

Sumbar Menuju Nagari Tageh Bidang Hukum

Senin, 2 Agustus 2021 | 23:35 WIB

Keluarga Berperan Antisipasi Penyebaran Covid-19

Senin, 2 Agustus 2021 | 21:17 WIB
X