4 Tahanan Polsek Pulau Punjung Kabur

Administrator
- Senin, 10 Agustus 2015 | 19:22 WIB

"Pada saat itu petugas jaga ada empat personel di antaranya Aiptu Abdul Rahman, Bripka Edi Bakti, Briptu Hindra dan Bripka Sahroni tengah dinas luar," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah mengetahui kejadian tersebut petugas piket langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolres Dharmasaraya.

"Setelah mendapat laporan para perwira dan anggota Ma­polres langsung meluncur dan menyebar untuk melakukan pencarian," katanya.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, Polisi sempat berhasil menemukan buruannya yang tengah melakukan pelarian, namun gagal mengamankan ka­rena polisi kalah cepat dengan penjahat tersebut. Alhasil buruan Polisi berhasil menghilang.

Sulitnya kondisi medan yang semak, rawa-rawa serta sungai menjadi penghalang terhadap pengejaran.  Sementara itu, belum diketa­hui dari mana para tahanan itu mendapatkan gergaji  untuk menjebol jeruji besi.

Pengedar Uang Palsu

Dua dari empat tahanan di­duga pengedar uang palsu. Ke­duanya ditangkap jajaran Polres Dharmasraya, Sabtu 6 Juni 2015 lalu di Jorong Sungai Nili, Kena­garian Sungai Kambut, Keca­matan Pulau Punjung. Bersama tersangka Polisi mengamankan berbagai barang bukti (BB).

Kapolres Dharmasraya, AKBP.Bondan Witjak­sono,SH, SIK,MM didampingi Kasat Res­krim AKP.Lazuardi, kepada Haluan, setelah penangkapan mengatakan, pengedaran uang palsu itu diketahui ber-dasarkan laporan dari Hendrianto kepada Polisi dengan LP/44/VI/2015/tanggal 20 Juni 2015.

Sekitar pukul 22.00 WIB, dua orang diketahui mengedar­kan uang palsu.  Ter­sangka Sole­han membeli rokok di warung Hen­drianto dengan menggu­nakan uang Rp 10 ribu. Tetapi se­telah diterawang dan diraba oleh kor­ban, uang tersebut didu­ga palsu. Korban mem­beritahu anggota Polisi, kemu­dian pelaku digiring ke Ma­polsek Pulau Punjung untuk dilakukan pemeriksaan.

Modus operandinya kata Bondan, berangkat dari Lam­pung, pelaku menggunakan mo­bil Avanza, kemudian mulai dari Sijunjung ia berbelanja berbagai kebutuhan seperti rokok, minyak makan, gula dan lainnya dengan menggunakan uang palsu, se­mentara mereka menerima pe­ngembalian uang asli.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

APBD Kabupaten Agam Tahun Anggaran 2022 Resmi Disahkan

Selasa, 30 November 2021 | 11:36 WIB

Rumah dan Depot Air Minum Habis Terbakar di Bukittinggi

Selasa, 30 November 2021 | 11:20 WIB

Lurah Belakang Balok Berpulang Tepat di Hari Kopri

Senin, 29 November 2021 | 21:30 WIB

36 PNS Solok Selatan Laksanakan Sumpah dan Janji PNS

Senin, 29 November 2021 | 20:07 WIB

Paragon Gelar Seminar Hari Guru di INS Kayutanam

Senin, 29 November 2021 | 18:15 WIB
X