Ramlan-Irwandi Diisukan Gagal Jadi Paslon

- Selasa, 18 Agustus 2015 | 19:02 WIB

“Isu yang beredar di ma­syarakat tersebut tidak benar karena tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” ujar Ram­lan kepada Haluan, Selasa (18/8).

Ramlan menjelaskan, dari 12.028 KTP dan surat dukungan yang diserahkan tahap pertama ke KPU Bu­kittinggi hanya 1.907 surat dukungan yang tidak sah. Selanjutnya tanggal 7 Agus­tus 2015 lalu dilakukan per­baikan administrasi pa­sa­ngan, pada tahap per­baikan administrasi ini dilakukan penyerahan tahap kedua 6.284 berkas KTP dan surat dukungan.

Selanjutnya berkas ter­sebut oleh KPU dilakukan penelitian adminitrasi fak­tual mulai tanggal 12-16 Agustus 2015 dari hasil penelitian 6.284 KTP dan su­rat dukungan  itu dipe­roleh hasil 5.324 dukungan yang sah. Dengan demikian dari 1.907 kekurangan surat dukungan  dan setelah di­la­ku­kan perbaikan ad­mi­nis­trasi maka didapat hasil 5.324 surat dukungan sah. Bisa dipastikan pasangan itu lolos ke tahap berikutnya.

Alhamdulillah hasil per­baikan surat dukungan 5.­324 ini sudah melampaui dari yang disyaratkan KPU se­­jumlah 1.907 surat du­ku­ngan. Saya mengucapkan te­rima kasih kepada ma­sya­ra­kat yang telah mem­be­rikan du­kungannya,” ujar­nya.

Terpisah, Ketua KPU Kota Bukittinggi Lem­mas­rizal mengatakan bahwa ke­ku­rangan 1.907 surat du­kungan pasangan Ramlan-Irwandi sejauh ini telah me­lebihi dari yang disya­ratkan. Ia yakin pasangan ini bisa lolos ke tahap berikutnya.

Namun untuk me­mas­tikannya harus me­nunggu hasil penetapan pasangan calon yang akan dilak­sa­nakan tanggal 24 Agustus 2015 mendatang. Ia ber­harap kelima pasangan ca­lon walikota dan wakil wa­likota Bukittinggi itu bisa lolos mengikuti tahap demi tahap proses pemilihan ke­pa­la daerah.

“Saya berharap semoga kelima pasangan calon wa­likota dan wakil walikota Bukittinggi lolos ke tahap selanjutnya sesuai dengan aturan yang berlaku,” ulas Lemmasrizal. (h/ril)

Editor: Administrator

Terkini

Riau Siap Bantu Kebutuhan Oksigen untuk Sumbar

Kamis, 29 Juli 2021 | 11:25 WIB
X