Panwas Pessel Loloskan Burhanuddin-Novril

- Minggu, 6 September 2015 | 20:06 WIB

Putusan yang me­nga­bul­kan permohonan pa­sang­an yang di usung Partai Demo­krat dan PPP itu di­tetap­kan Jumat (4/9) lalu setelah Ma­jelis Sidang Seng­keta Pemilu menggelar tiga kali sidang. Sidang pertama Minggu (30/8) dengan agen­da penyampai­an permohonan.

Sidang kemudian ber­lanjut Selasa (1/9) dengan agenda pembacaan jawaban dari termohon. Majelis ke­tika itu menghadirkan pe­mo­hon (Burhanuddin-Novril Anas), termohon (KPUD Pessel) dan saksi-saksi di ruang per­temuan KP-RI Pai­nan. Ter­mohon tolak guga­tan, pe­mohon akui lalai namun berharap ikut pemilu.

Pemohon sebelumnya telah mengajukan gugatan ke Panwas Pessel atas tidak masuknya pemohon pada penetapan Pasangan Calon Bupati Pessel 2015-2020 untuk Pemilukada 9 De­sember 2015. Putusan tentang penetapan calon tersebut sebelumnya ter­tuang dalam Keputusan KPU Pessel No 74 tahun 2015. Atas gugatan tersebut Majelis Sidang Sengketa Pemilu Pessel se­belum­nya telah menggelar sidang per­tama Minggu (30/8) dengan agen­da pembacaan materi gugatan terkait Keputusan KPU Pessel No 74. Dalam gugatan itu, pemohon mengaku tidak diberitahu KPUD tentang kekurangan dokumen.

Majelis Sidang Sengketa Pe­milu yang dipimpin Windra Ikhsan Selasa (1/9), memberikan kesempatan kepada termohon untuk memberikan jawaban. Ketua KPUD Pessel Epaldi Bahar dalam jawabannya menyebutkan, pihaknya telah mengikuti aturan dan perundang-undangan dalam melaksanakan setiap tahapan.

Penyebab tidak lolosnya pa­sangan tersebut akibat tidak leng­kap­nya persyaratan pen­calonan pasangan ini seperti yang diatur perundangan. Novril Anas tidak melengkapi persyaratan berupa tanda bukti tidak mem­punyai tunggakan dari KPP. "Se­bagai­mana diatur PKPU No 12 tahun 2015 Pasal 4 ayat (1) huruf I tentang pencalonan pe­milihan gubernur dan wakil gu­ber­nur, bupati dan wakil bupati harus memenuhi syarat memiliki nomor pokok wajib pajak dan laporan pajak pribadi. Kemudian Pasal 42 ayat (1) huruf o," katanya.

KPU Pessel juga men­yampai­kan sejumlah rentetan peristiwa atau tahapan Pemilukada Pessel berikut dengan dokumen ad­mi­nis­trasi.

Termasuk menunjukkan dokumen pemberitahuan kepada seluruh pasangan untuk me­lengkapi persyaratan yang kurang yang dibuktikan dengan tanda terima. Dokumen terkait peng­hubung pasangan Burhanuddin-Novril Anas yakni Indra Zein juga ditampilkan."KPU Pessel me­nolak gugatan dan alasan - alasan yang di ajukan pemohon," katanya.

Selanjutnya Novril Anas juga menyesali atas kelalaian tersebut. Dia sebelumnya mengira Sekre­tariat DPRD Sumbar yang selama ini mengurus pajak dengan sistim on line telah mendaftarkannya sebagai wajib pajak."Namun kami sangat berharap kepada lembaga penyelenggara Pemilu untuk memberikan kesempatan men­yam­paikan niat tulus ber­kom­petisi pada Pemilukada 9 Desem­ber 2015 mendatang," katanya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Wabup Agam dan 350 ASN Jalani Vaksinasi Dosis Kedua

Senin, 2 Agustus 2021 | 23:41 WIB

Sumbar Menuju Nagari Tageh Bidang Hukum

Senin, 2 Agustus 2021 | 23:35 WIB

Keluarga Berperan Antisipasi Penyebaran Covid-19

Senin, 2 Agustus 2021 | 21:17 WIB
X