Zul Elfian Siapkan Pengacara

- Senin, 7 September 2015 | 19:18 WIB

Untuk menghadapi si­dang perdana pada Senin depan (14/9), Zul Elfian sudah menyiapkan seorang penga­cara, yaitu Yendrizal SH.

Lebih jauh Zul Elfian mengatakan, sekalipun si­dang sudah dimulai Senin depan, namun semua itu tidak menyurutkan niatnya untuk menyelesaikan per­solan terkait kontrak politik ini secara kekeluargaan. Untuk itu ia akan meman­faatkan kesempatan mediasi yang diberikan pihak penga­dilan semaksimal mungkin.

Menurutnya upaya da­mai melalui proses mediasi ini merupakan langkah yang paling bijak. Kalau upaya damai tidak diperoleh, di­khawatirkan persoalan akan  merembet kemasalah lain dan akan terjadi saling buka aib. Kita jelas tak ingin hal ini terjadi,karena akan me­ru­gikan kedua belah pihak.

“Jika upaya damai ini tak behasil, maka kita siap un­tuk menyelesaikan  melalui jalur hukum. Saya serahkan sepenuhnya kepada Allah dan kepada majelis hakim. Saya siap menerima segala risiko yang muncul,”ujar Zul Elfian.

Ketua Pengadilan Negri Solok, Heriyenti SH MH mengatakan, perkara per­data mengenai cedera janji atau wanprestasi yang meli­batkan mantan Walikota Solok dan Wakil Walikota Solok ini akan ditangani majelis hakim yang diketuai oleh Dadi Suryandi, SH MH dengan hakim anggota Lola Oktavia, SH dan Melia Nur Pratiwi, SH.

Pada sidang perdana nanti, majelis hakim memang akan memberikan kesempatan kedua belah pihak untuk menyelesaikan perkara perdata ini secara ke­keluargaan dan dimediasi oleh salah seorang hakim dari  Pe­ngadilan Negeri Solok. Jika tidak juga bisa diselesaikan secara kekeluargaan, maka seminggu kemudian sidang dilanjutkan.

Dikatakan Heriyenti, pem­berian kesempatan kepada dua belah pihak untuk menyelesaikan secara kekeluargaan itu bukan berarti pihak Pengadilan Negeri Solok enggan untuk menye­lesai­kan perkara ini. Melainkan ini hanya semata-mata untuk  mem­berikan kesempatan kepada dua belah pihak untuk menyelesaikan sengketa dengan lebih cepat dan murah. Melalui mediasi ini kedua pihak diharapkan dapat mene­mukan penyelesaian yang me­muas­kan dan memenuhi rasa keadilan.

“Mediasi ini memang sudah menjadi salah satu rangkaian dari persidangan dan diatur oleh Pera­turan Mahkamah Agung RI No 1/2008 tentang prosedur mediasi di pengadilan,”kata Heriyenti.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Padang Panjang Kembali Raih Penghargaan KLA

Jumat, 30 Juli 2021 | 20:11 WIB

Kota Sawahlunto Masuk Zona Merah Covid-19

Jumat, 30 Juli 2021 | 18:43 WIB
X