Zul Elfian Siapkan Pengacara

- Senin, 7 September 2015 | 19:18 WIB

Sebagaimana diberitakan se­be­lumnya, Irzal Ilyas menggugat Zul Elfian secara perdata karena Zul Elfian dinilai telah ingkar janji dan melanggar kontrak politik yang telah mereka sepakati  secara bersama di hadapan notaris Hj. Eldani, SH pada tanggal 15 Januari 2010 lau.

Dalam kontrak politik nomor 1.886/L/2010 itu disebutkan, keduanya sepakat untuk menang­gung biaya yang diperlukan untuk memenangkan Pilkada Kota So­lok tahun 2010 dengan perban­dingan 60%: 40%. Artinya dari  total dana kampanye Rp 1.239.436.000 (satu milliar  dua ratus tiga puluh Sembilan juta empat ratus tiga puluh enam enam ribu rupiah), Zul Elfian menanggung 40% atau Rp 495.774.400.(empat ratus sem­bilan puluh lima juta tujuh ratus tujuh puluh empat ribu empat ratus rupiah).

Karena Zul Elfian tak ikut membiayai kampanye, maka ter­hitung sejak pasangan Bareh Solok dinyatakan memenangkan Pilkada Solok 2010, maka ber­dasarkan ketentuan dalam pasal 3 huruf b Kontrak Politik terse­but, maka Zul Elfian dinyatakan  telah berutang Rp 400 juta lebih. Dan sampai sekarang, Zul Elfian tak punya itikad baik untuk me­lunasi utangnya itu.

Sedangkan Zul Elfian berta­han untuk tidak membayar utang karena ia menilai Irzal Ilyas juga melanggar kotrak politik yang ia tandatangani berdua di hadapan notaris.

Menurutnya, Irzal Ilyas me­langgar pasal 4 poin a,b,c dan d. Pada poin a dinyatakan, pihak pertama (Irzal Ilyas) tidak melak­sanakan janjinya untuk melibat­kannya secara aktif dalam pe­ngam­bilan kebijakan-kebijakan strategis di lingkungan Peme­rintah Kota Solok.

Maka dengan tidak dilaksa­nakan janjinya itu, Zul Elfian beranggapan utang yang dibe­bankan kepada dirinya telah gugur dengan sendirinya.

Berbagai cara telah ditempuh Irzal Ilyas dan Zul Elfian untuk menyelesaikan masalah utang piutang ini, baik secara langsung maupun lewat mediasi. Namun tidak pernah ditemui kata sepa­kat. Karena tidak ada titik temu, maka Irzal Ilyas berinisiatif mencari penyelesaian melalui jalur hukum.

Pihak Pengadilan Negeri So­lok telah menerima surat gugatan Irzal Ilyas yang disampaikan lansung oleh kuasa hukumnya, Suryadi, SH dan Rahmat Wartira, SH hari Rabu (26/8) lalu.

Gugatan itu telah didaftarkan dengan nomor perkara No 13/pdt.g/2015.PN.SLK tertanggal 26 Agustus 2015. Pengadilan Negeri Solok akan menyidangkan pe­r­kara ini pada tanggal 14 september mendatang. (h/eri)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Wako Padang Panjang Ajak Mahasiswa Berpikir Kritis

Minggu, 19 September 2021 | 06:54 WIB

42 Nakes RSUD Painan Jalani Vaksinasi Tahap Ketiga 

Sabtu, 18 September 2021 | 18:58 WIB
X