Dorong Percepatan Serapan Anggaran

- Selasa, 8 September 2015 | 19:02 WIB

Dikatakannya, dalam penggu­naan anggaran Pemko Bukittinggi sangat hati-hati. SKPD atau peng­guna anggaran selalu dituntut untuk mematuhi aturan dan ram­bu-rambu yang berlaku serta mempedomani regulasi pela­poran dan pengelolaan keuangan daerah. Hal ini dilakukan agar anggaran yang akan digunakan tidak me­nyalahi prosedur yang berdampak terhadap sanksi hukum.

Namun demikan, realisasi penggunaan anggaran pada ma­sing-masing SKPD Kota Bukit­tinggi dapat terealisasi secara optimal. Sebab, jika anggaran pada masing-masing SKPD tidak terealisasi secara optimal, maka yang akan rugi itu adalah daerah dan masyarakat.

Hingga Agustus 2015, kata Yuen, serapan anggaran  Penda­patan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bukittinggi men­capai 40 parsen. Serapan angga­ran itu untuk belanja tidak lang­sung dan belanja langsung.

"Kita optimis serapan angga­ran di masing-masing SKPD akan terealisasi secara optimal," tam­bah Yuen.

Menurutnya, Forkopimda Sumbar sepakat untuk men­dorong percepatan serapan angg­aran di daerah. Karena dalam pertemuan itu disampaikan bah­wa kebijakan kepala daerah tidak boleh dipidanakan.

Jika terjadi kesalahan admi­nistrasi tidak langsung dibawa ke ranah pidana, tetapi meng­e­de­pankan pengem­balian keru­gian negara.

"Rapat koordinasi  pimpinan daerah se-Sumbar  yang dilak­sanakan itu sangat memberikan keyakinan kepada kita dalam men­dorong percepatan serapan ang­garan. Kedepan kita berusaha untuk mempercepat serapan anggaran tersebut sekaligus me­monitor ang­garan yang sudah direalisasikan itu," pungkas Yuen. (h/tot)

Editor: Administrator

Terkini

Buruan, Pendaftaran Calon Uda Uni Solsel Sudah Buka

Jumat, 24 September 2021 | 19:12 WIB

Camat di Padang Pariaman Diminta Tingkatkan PRDB

Jumat, 24 September 2021 | 12:12 WIB
X