Keltan Lasuang Tujuh Dapat Embung

- Selasa, 15 September 2015 | 18:42 WIB

Menurut dia, selama ini sumber air yang ada di ka­wasan itu tidak pernah di­tam­pung dan mengalir lang­sung kesawah penduduk melalui jaringan irigasi. Tapi bila musim kemarau tiba pasokan air mengecil, kare­na sumber airpun menyusut. Tapi, akhir tahun ini diha­rapkan air masuk lebih dahulu ke embung, baru masuk irigasi, sehingga pe­ma­kaian air diharapkan men­­jadi lancar dan ber­kesinabungan.

“Bila air pengairan sa­wah sudah tersedia dan lan­car, musim tanam di jorong itu akan mampu dila­kukan minimal 2 kali dalam se­tahun. Produksi padi pe­tani diharapkan meningkat dari biasanya 3,5 ton per hektare menjadi 5 ton per hektare. “Petani kita sangat senang dan bersyukur atas perhatian Pemkab Lima­puluh Kota, ke Nagari Gu­run,”sebutnya.

Kadis Tanaman Pangan, Holticulturan dan Per­kebu­nan, Afrizul Nazar, yang dikonfirmasi sebelumnya mengakui dilaksanakannya pembangunan embung di jorong itu. Sebetulnya Na­gari Gurun memperoleh 2 bangunan embung yang satu lagi tak jauh dari markas Kompi C yang bertetangga dengan Jorong Lubuak Jan­tan, ujarnya.

Informasi yang dipe­roleh, pembangunan infra­struktur di Nagari Harau cukup pesat, selain embung dan irigasi, di nagari itu sejak tahun 2014 lalu, sejumlah ruas jalan termasuk jalan pembangunan lingkung su­dah siap dikerjakan. Se­hingga nagari tersebut sudah tercelak, bahkan jalan stra­tegis nasional Tanjung Pati-Koto Tinggi Landai, dengan aspal hotmix juga lewat na­gari Gurun. (h/zkf)

Editor: Administrator

Terkini

Pemkab Pasbar Dukung Pembangunan Rumah Bersubsidi

Sabtu, 25 September 2021 | 18:40 WIB

Ratusan Ibu-ibu di Solok Dapat Bantuan Hortikultura

Sabtu, 25 September 2021 | 17:55 WIB

Sumbar Siapkan Dana Pendamping untuk Dua TPA

Sabtu, 25 September 2021 | 14:33 WIB
X