KPU dan Paslon Kunjungi Daerah Pelosok

- Kamis, 17 September 2015 | 19:39 WIB

Ketua KPU Solsel, Is­yuliardi Maas mengatakan, meski medan yang di­tem­puh untuk mencapai daerah ter­pencil itu sulit dan jar­ak­nya jauh, pihaknya tetap me­lakukan sosialisasi Pil­kada ke sana. Pihaknya tidak mem­pertimbangkan jumlah pen­duduk di daerah pelosok seperti itu sedikit di­ban­ding­kan daerah lain, karena m­e­nurutnya, mereka me­miliki hak yang sama dengan ma­­syarakat lain untuk men­da­patkan informasi Pilkada.

Ia menambahkan, ken­dala yang dihadapi pihaknya melakukan sosialisasi ke daerah terpencil adalah ber­tambahnya biaya, terutama ke daerah seperti Lubuk Ulang Aling yang tak semua daerahnya bisa dilewati oleh mobil, tapi harus meng­guna­kan perahu boat yang disewa.

Sementara itu, Abdul Rahman, calon wakil bupati Solsel, berencana me­la­ku­kan sosialisasi bersama pa­sangannya, Muzni Zakaria, ke daerah-daerah yang jauh seperti Lubuk Ulang Aling itu. Paslon nomor urut satu itu akan menyampaikan in­for­masi seputar pem­ba­ngu­nan di berbagai bidang yang telah mereka lakukan se­lama menjabat sebagai kepala daerah.

“Kami juga akan me­nyam­paikan apa yang akan kami lakukan lima tahun ke depan jika nanti terpilih,” ujar Rahman saat dihubungi Haluan, Kamis (17/9).

Meski jumlah penduduk di sana tak begitu banyak, kata Rahman, pihaknya ti­dak memandang itu karena me­reka juga berhak men­da­patkan hak demokrasi dan pendidikan politik. Selain itu, kata Rahman, mereka juga warga Solsel, yang ka­rena itu perlu dikunjungi dan di­dengarkan harapan mereka.

Sementara itu, Edi Su­santo, calon wakil bupati yang berpasangan dengan Khairunas, akan melakukan sosialisasi ke Lubuk Ulang Aling Pada 27 Oktober nanti. “Kami berencana berada di Lubuk Ulang Aling se­lama seminggu ka­rena di sana ada tiga nagari dan puluhan jorong yang harus dikunjungi masing-ma­singnya.

Paslon nomor urut 2 itu berpandangan, sosialisasi ke daerah pelosok seperti itu penting dilakukan, karena pembangunan di sana belum mamadai, apalagi seperti daerah Lubuk Ulang Aling. Menurut Edi, daerah itu kaya potensi sumber daya alam, seperti emas, tapi pemba­ngunan di bidang kesehatan, pendidikan, eko­nomi, infra­struktur dan se­ba­gainya, di sana masih sedikit.

Sejauh ini, pihaknya te­lah melakukan sosialisasi ke Mer­cu, yakni daerah pe­losok di Kecamatan Sangir Balai Janggo.  “Kami akan me­ngun­jungi semua daerah pelosok di Solok Selatan, karena mereka juga warga Solok Selatan yang perlu di­per­hatikan,” sebutnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Sumbar Butuh Tambahan Vaksin Covid-19

Minggu, 25 Juli 2021 | 18:40 WIB
X